Dark/Light Mode

TMP Award 2020 Jadi Energi Tambahan Bangun Indonesia dari Desa

Rabu, 19 Agustus 2020 16:15 WIB
Acara TMP Award 2020 (Foto: Dok. TMP)
Acara TMP Award 2020 (Foto: Dok. TMP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kepala Desa Dermaji, Banyumas, Bayu Setyo Nugroho, sangat berterima kasih kepada Taruna Merah Putih (TMP) yang telah memberikan TMP Award 2020 untuk kategori pegiat desa kepadanya. Anugerah ini merupakan wujud apresiasi yang nyata.

"TMP Award ini menjadi energi tambahan untuk membangun Indonesia dari desa," kata Bayu Setyo Nugroho saat menerima anugerah TMP Award 2020, Selasa malam (18/8).

Baca juga : Lompatan Besar yang Diperlukan Bangsa Saat Ini, Merdeka dari Corona

Bagi Bayu, membangun desa adalah membangun peradaban. Dalam mewujudkan itu, Bayu punya tiga misi saat menjadi kepala desa, yaitu berdaulat, sejahtera dan berbubadaya. Dalam konteks menuju visi itu kita fokus pada hal, yaitu budaya dan sangata terbuka pada ilmu pengetetahuan dan teknologi. "TMP Award 2020 ini sangat mengaharukan buat saya," kata Bayu.

Dua orang juri TMP Award 2020 untuk kagetori pegiat desa adalah politisi yang banyak mendampingi pembangunan desa, Arif Wibowo dan Budiman Sudjatmiko, yang sekarang menggawangi Inovator 4.0. Mereka banyak bergerak untuk kemajuan desa untuk ketegori pegiat desa.

Baca juga : Kereta Api Iringi Perjuangan Bangsa Indonesia

Budiman mengatakan, tidak mudah memilih kepala desa yang berprestasi di antara 7 ribu lebih kepala desa. Namun, akhirnya keputusan jatuh kepada Bayu sebagai kepala desa sekaligus pegiata desa yang sudah mengembangkan ekonomi, bisnis, teknlogi, sejarah dan telah banyak menginspirasi banyak desa. "Semoga keputusan kami ini adil dan bisa memberikan kebanggaan dan teladan dalam membangun desa dan negara," ungkap Budiman.

Bagi Budiman, pegiat atau pimpinan desa haruslah menginspirasi. Apalagi dengan adanya UU Desa dengan segala kewenangan dan di saat yang sama disediakan dana desa. Dengan adanya kewenangan dan dana desa, diperlukan pemimpin desa yang punya imajinasi dan pengetahuan.

Baca juga : Jaga Amanah Ketahanan Energi, Pertamina Gandeng Bareskrim

Kata Budiman, pemimpin itu adalah pemimpi plus “n”. “N” itu bisa nalar atau nyali. Karena itu dalam mencari kepala desa haruslah mencari pemimpin yang punya nalar dan nyali. "Kami memilih kepala deasa yang melampaui batas-batas geografis, kecamatan, kabupaten bahkan menginspirasi Indonesia," ungkap Budiman.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.