Sebelumnya
Kepada media Pakar Keamanan Siber dari Vaksincom Alfons Tanujaya mengatakan, jika lumpuhnya media sosial ini kemungkinan kuat karena serangan peretas. Terlihat dari gangguan serentak.
Pakar Keamanan Siber dari Communication and Information System Security Research Center Pratama Persadha juga menyebut beberapa kemungkinan. Pertama, adanya kendala yang serentak dari hardware sehingga menyebabkan layanan mereka lumpuh dengan jarak kejadian yang berdekatan. Tapi hal itu hampir tidak mungkin.
Baca juga : Dalam Sejarah Ini Gangguan Facebook Terparah
Dia menduga kuat kemungkinan kedua yaitu perusahaan terserang peretas. Perusahaan sekelas Google dan Facebook selalu melakukan perawatan sistem. Sangat jauh dari kemungkinan jika menyebabkan kelumpuhan selama berjam-jam.
“Jaraknya berdekatan jangan-jangan masalahnya sama. Apalagi yang kena pemain besar seperti Facebook dan Google. investasi keamanan mereka luar biasa besarnya. Lumpuh karena proses perawatan itu tidak mungkin untuk perusahaan sebesar itu. Karena mereka akan pertimbangkan masa-masa patching. Kemungkinan serangan dari peretas itu ada,” ujarnya.
Baca juga : Kasus Siti Aisyah Jangan Digoreng
Ia mengatakan, potensi faktor serangan peretas di balik lumpuhnya platform Google dan Facebook cukup tinggi. Pasalnya kelumpuhan ini terjadi tiba-tiba. Apabila memang perawatan server, pasti hal tersebut sudah terjadwal.
“Perawatan Facebook pasti terjadwal tidak mungkin mendadak. Jika bukan peretas dan hanya gangguan perawatan setidaknya bisa diinformasikan kapan layanannya akan lumpuh di Indonesia, jam berapa, tanggal berapa sehingga bisa diantisipasi,” imbuhnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.