Sebelumnya
Dalam kesempatan bertemu dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio dan pihak Kedutaan Besar Malaysia, Rusmiati sudah mengusulkan agar Indonesia bisa membuka "travel bubble" dengan Malaysia.
"Itu karena kita satu rumpun dan banyak yang ingin datang ke Indonesia, khususnya Bali. Usulan ini sudah disambut baik oleh Mas Wishnu (Menparekraf-red), mudah-mudahan suatu awal yang baik. Misalnya dari Bali untuk ke Malaysia, itu utamanya karena memang orang yang sudah rindu untuk berwisata," ungkapnya.
Baca juga : 25 Ribu Warga Tolak Diedukasi
Plt Ketua DPD Asita Bali Bali I Komang Takuaki Banuartha menyatakan pihaknya siap berjuang bersama dengan pemerintah daerah dan pusat untuk pemulihan pariwisata Bali. "Dengan terpilihnya ketua definitif (Asita Bali-red) dan jajaran pengurus yang baru, tentu akan lebih memudahkan bersinergi dengan pemerintah untuk pemulihan pariwisata Bali," katanya.
Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) Ramia Adnyana mengharapkan Bali benar-benar bisa dibuka untuk wisatawan mancanegara mulai 1 Desember mendatang seperti yang ramai diwacanakan. "Mudah-mudahan ada berita baik dari pemerintah terkait rencana dibukanya penerbangan internasional sehingga kami tidak lama-lama menjadi OTG (orang tanpa gaji)," ujarnya.
Baca juga : Terapkan Program ISED, Pemerintah Gandeng Jerman Bangkitkan Wisata Lombok
Ramia mengatakan pemangku kepentingan pariwisata di Bali, juga sudah menyiapkan berbagai hal untuk mengembalikan kepercayaan wisman pada 11 industri yang bergerak di bidang pariwisata di Bali, diantaranya melalui sertifikasi penerapan CHSE (cleanliness/kebersihan, health/kesehatan, safety/keamanan, dan environment/ramah lingkungan). [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.