BREAKING NEWS
 

Manjain Konsumen, Kawasan Industri Jababeka Digitalisasi Layanan 

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 6 Maret 2021 09:02 WIB
Ilustrasi jaringan internet Jababeka. (Foto: ist)

 Sebelumnya 
Untuk smart infrastructure, Jababeka Infrastruktur menyediakan fiber optik, CCTV, lampu di hampir semua titik di lahan seluas 5600 hektare. Sehingga jika ada pabrik yang mau dibangun sudah bisa terjamin jaringan telekomunikasi dan keamanannya. Selain itu, dengan sudah terpasang fiber optik untuk penyediaan ketersediaan internet berkualitas dan CCTV yang memungkinkan tim security untuk memonitoring.  

“Seberapa berkualitas internetnya? Kami pakai fiber optik sehingga ketika musim hujan yang sering membuat jaringan terganggu, kami tetap on. Kami juga memiliki 12 provider, yang bisa pindah provider dengan mudah,” ungkap Ayub.

Baca juga : Biar Makin Joss, Menperin Ajak Industri Sukseskan Diskon PPnBM

Menurut dia, Kalau dibandingkan dengan kawasan industri lain, pilihannya mungkin 1-2 provider saja, dan menggantinya susah. Di Kawasan Industri Jababeka, pihaknya memberikan garansi 99 persen, tenant bisa memudahkan provider A ke B secara instan dan langsung kami tangani. 

“Sehingga kecil kemungkinan untuk putus karena kami kontrol sendiri. Jadi, tinggal disesuaikan dengan kebutuhan tenant, baik cost dan kebutuhan internetnya,” tambahnya.

Baca juga : IMI Jajaki Kerja Sama Dengan BNN Bangun Pusat Rehabilitasi Narkotika

Sementara untuk smart living, tambahnya, lampu yang di jalanan saat ini sudah bisa dikontrol. Kemudian Kawasan Industri Jababeka juga memiliki aplikasi yang bernama J-Smart. Dengan aplikasi ini, para tenant dan masyarakat setempat lebih mudah mengadukan keluhan, mendapatkan layanan dan berkomunikasi langsung antara tenant dan pengelola atau pihak lain.

Rudy sendiri menganggap infrastruktur telekomunikasi dan pelayananan prima yang ada di Kawasan Industri Jababeka sudah kompak dan bersinergi dengan baik. Ia pun berharap digitalisasi layanan ini bisa memberi kepuasan kepada tenant atau calon tenant nanti. Karena ujung dari penerapan digitalisasi layanan ialah untuk memberi kepuasan. Saat existing customer puas, mereka pasti akan promosi ke yang lainnya.

Baca juga : MIND ID Prihatin Kondisi Industri Timah Di Indonesia

“Kebetulan ke depan kita juga ingin mengeluarkan cluster baru, mulai Espace Block dan Smart Manufacture Hub, kawasan industri halal, bio tech, high tech, yang begitu launching, harapannya investor asing mau invest,” tutup Rudy. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense