Sebelumnya
“Seharusnya ada pemetaan wilayah produksi pangan, lalu didampingi, diberikan subsidi, sehingga tidak terjadi lagi panen raya yang tidak terserap,” saran Mansuri.
Mansuri khawatir, jika permasalahan kenaikan harga cabe dan bahan pangan lain tidak segera diatasi, harganya kemungkinan akan terus melambung.
“Kalau bulan ini panen raya, kenaikan harga bisa dicegah, karena pada Ramadan dan Lebaran itu beberapa komoditas biasanya akan naik. Jadi produksinya harus aman. Kalau tidak aman, akan ada kenaikan harga yang gila-gilaan,” tegasnya.
Baca juga : Kapasitas RS Di Ibukota Cuma Tersisa 13 Persen
Sebelumnya, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Agung Hendardi memastikan, bahan pangan saat memasuki bulan Ramadan dan Lebaran 2021 tercukupi.
“Ketersediaan pangan sampai dengan Mei, khususnya untuk 11 bahan pokok, kondisinya aman. Lebaran kan Mei, setelah Lebaran masih aman,” ujar Agung.
11 bahan pokok yang surplus hingga Mei 2021, yaitu beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabe besar, cabe rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula, pasir dan minyak goreng.
Baca juga : Rawan Tertular, 100 Pedagang Pasar Kramat Jati Jalani Tes Antigen
Sebelumnya, Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menjamin pasokan bahan pokok tersedia dengan baik saat Ramadan dan Lebaran 2021. Sehingga harga komoditas pangan stabil.
“Kami pastikan barang pokok dan bahan penting terutama menghadapi hari raya puasa H-100 sekarang dan hari raya Idul Fitri H-130 kami pastikan ada,” ujar Lutfi.
Dia juga juga memastikan, bahan pokok dan barang penting lainnya seperti gula, daging, beras akan dipersiapkan untuk menghadapi Ramadan Lebaran tahun ini.
Baca juga : Solid, Pangdam Dan Kapolda Metro Cek Kesiapan Pengamanan Nataru
“Kami sudah mengeluarkan dan memastikan bahwa gula akan cukup menghadapi Ramadan dan juga menghadapi Lebaran. Kita juga mempersiapkan ketersediaan bahan-bahan penting lainnya,” tegas Lutfi. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.