Dark/Light Mode

Rawan Tertular, 100 Pedagang Pasar Kramat Jati Jalani Tes Antigen

Selasa, 29 Desember 2020 21:36 WIB
Pergerakan pedagang di pasar picu meningkatnya kasus penyebaran Covid-19
Pergerakan pedagang di pasar picu meningkatnya kasus penyebaran Covid-19

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim Pemburu Covid-19 dari Polrestro Jakarta Timur melakukan sidak ke Pasar Induk Kramat Jati. 

Tim langsung terjun melakukan tes cepat antigen kepada seluruh pedagang  Pasar Kramat Jati. Tes antigen dilakukan untuk mencegah penyebaran wabah Corona yang semakin meningkat karena pergerakan orang dari luar daerah.

"Target kita per hari seratus orang pedagang dan akan terus berlanjut sampai sepekan ke depan," kata Kapolrestro Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardian saat memimpin penyisiran pedagang di Pasar Induk Kramat Jati, dikutip dari Antara, Selasa (29/12) sore.

Baca juga : KPK Perpanjang Masa Penahanan Bupati Banggai Cs

Dalam pelaksanaannya, petugas menyisir blok pedagang sayur dan buah untuk memastikan protokol kesehatan berjalan optimal.

Namun masih banyak pedagang yang lalai tidak mengenakan masker serta menjaga jarak aman. Polisi pun membubarkan kerumunan pedagang serta membawa perwakilan pedagang dari setiap titik kerumunan untuk menjalani tes cepat Covid -19.

Terhadap pedagang tanpa menggunakan masker menjalani tes cepat antibodi, sementara sopir ekspedisi barang dites cepat antigen.

Baca juga : Ke Bali Wajib Test PCR, Ke Jawa Rapid Test Antigen

"Kenapa kita intensifkan, karena setiap hari lalu lintas orang dan barang yang masuk ke pasar sangat tinggi. Ini yang harus dicegah dan dipantau," tegasnya

Seperti orang dari Medan membawa jeruk, dari Lampung membawa kelapa dan dari Jawa membawa bawang putih. "Sehingga potensi penyebaran Corona sangat besar," katanya.

Kegiatan tes cepat secara gratis dalam rangka Operasi Kemanusiaan Jaya 2020 juga memfasilitasi surat keterangan sehat dari tim medis Urusan Kesehatan (Urkes) Polrestro Jakarta Timur.

Baca juga : Benahi Pendataan, Ganjar Waspadai Jual Beli Vaksin

Sasaran tes cepat Covid-19 juga menyasar kalangan sopir dan kernet ekspedisi barang."Kalau yang reaktif kita sarankan ke Puskesmas untuk di tes usap PCR melalui laporan laboratorium," kata Arie. [FIK]
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.