Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sempit, Khawatir Tak Penuhi Protokol Kesehatan
Pedagang Pasar Kalideres Tolak Dipindah ke Parkiran
Senin, 10 Agustus 2020 12:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah masa sulit akibat dampak pandemi Covid-19, juga berdampak buruk bagi para pedagang yang sebagian besar adalah pedagang kecil.
Hal ini ditegaskan Ketua Forum Pedagang Pasar Kalideres, Rudi. Karena itu, ujarnya, sejumlah pedagang yang tergabung dalam forum ini meminta pengelola pasar yang akan merevitalisasi, atau membangun Pasar Kalideres, dapat mendengar suara mereka.
Baca juga : Beda-beda, Nggak Apa-apa...
Pihaknya, lanjut Rudi, berharap adanya tempat yang layak sebagai penampungan sementara. Selain demi menjaga penghasilan para pedagang yang makim sangat berat, juga demi memenuhi standar protokol kesehatan. Sekaligus agar roda perekonomian para pedagang tetap berputar seperti yang juga diinginkan pemerintah.
Untuk itu, ujarnya lagi, pihaknya menyampaikan sejumlah tuntutan dan pernyataan sikap, dengan menolak pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) di area parkir. “Tempatnya terlalu sempit, tidak nyaman dan tidak layak jadi tempat bertransaksi. Apalagi di masa pandemi ini. Akan membuat pengunjung berdesakan. Itu jelas menyalahi protokoler kesehatan,” tegas Rudi.
Baca juga : Pemprov Jatim Bagikan 26 juta Masker Gratis
Selain itu, pihaknya menurut Rudi, juga menginginkan perjanjian tertulis dengan pihak pengelola. Jika pembangunan Pasar Jaya telah selesai, para pedagang meminta ditempatkan di lantai bawah, seperti sebelumnya.
Jika pernyataan dan tuntutan para pedagang ini tidak didengarkan oleh pihak pengelola pasar, Rudi mengutip kesepakatan para pedagang, pihaknya meminta pembangunan ditunda, sampai tuntutan mereka bisa direalisasikan. (FAQ)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya