Dark/Light Mode

Penularan Corona Tak Terkendali

Kapasitas RS Di Ibukota Cuma Tersisa 13 Persen

Rabu, 20 Januari 2021 06:40 WIB
Seorang anak menjalani tes swab gratis di Puskesmas, Ciganjur, Jakarta Selatan. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)
Seorang anak menjalani tes swab gratis di Puskesmas, Ciganjur, Jakarta Selatan. (Foto: Putu Wahyu Rama/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kondisi rumah sakit (RS) di ibukota hampir penuh seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. Masyarakat diharapkan lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan virus asal China tersebut.

“Kapasitas tersisa 13 persen lagi untuk menampung pasien Covid-19, baik yang berasal dari Jakarta maupun luar Jakarta,” tulis akun Instagram Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta @dkijakarta, kemarin.

Angka penggunaan tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) rumah sakit di DKI Jakarta tercatat sebanyak 87 persen. Tingginya penggunaan tempat tidur karena RS di ibukota juga melayani pasien dari luar Jakarta. Bila hanya melayani warga ibukota saja, jumlahnya 63 persen.

Berita Terkait : Virus Corona Sudah Dianggap Biasa-biasa Aja

Jika dibandingkan dengan BOR provinsi lain, maka BOR DKI Jakara lebih tinggi. Sebagai gambaran, BOR di Provinsi Banten 79 persen, Daerah Istimewa Yogyakarta 78 persen, Jawa Barat 73 persen, dan Jawa Timur 69 persen.

“Kita perlu bergandengan tangan untuk bersama menangani pandemi ini. Seluruh warga Jabodetabek harus sama-sama tingkatkan disiplin, ingatkan sesama, saling menjaga, bersama kita putuskan rantai penularan Covid-19,” tulis Pemprov DKI.

Pemprov DKI juga menyampaikan imbauan untuk selalu menjalankan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. “Batasi aktivitas ke luar rumah, kecuali untuk keperluan yang amat penting.”

Berita Terkait : Ayo Guys, Disiplin Dong!

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkapkan, jumlah kasus aktif di Jakarta turun sebanyak 479 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 21.200 (orang yang masih dirawat/isolasi). S Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 229.726 kasus.

Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 204.711 dengan tingkat kesembuhan 89,1 persen. Dan, total angka kematian sebanyak 3.815 orang atau 1,7 persen. Jumlah itu lebih rendah dari tingkat kematian Indonesia sebesar 2,9 persen.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,9 persen. Sedangkan, persentase kasus positif secara total sebesar 9,6 persen. Jumlah itu di atas standar WHO (World Health Organization) yakni tidak lebih dari 5 persen.

Berita Terkait : Pasien Covid-19 Butuh Dukungan, Bukan Cacian

Pemprov DKI Jakarta terus menambah tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU (Intensive Care Unit) untuk menangani pasien Covid-19. Berdasarkan data terakhir pada 10 Januari, terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 101 RS rujukan.
 Selanjutnya