Sebelumnya
Peran Swasta Cuma 7%
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai peran swasta memang perlu didorong karena selama ini masih minim.
“Kontribusi keterlibatan swasta, khususnya pendanaan rata-rata hanya sekitar 7 persen per tahun,” ungkap Bhima.
Baca juga : Perusahaan Ini Libatkan Petani Pasok Bahan Baku Kayu Lapis
Minimnya peran swasta, lanjut Bhima, disebabkan dominasi BUMN dalam pembangunan infrastruktur. BUMN banyak melakukan pembangunan karena ditopang pendanaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Bhima meminta, ke depan, BUMN mengurusi sektor-sektor strategis saja. Selain itu, melibatkan swasta dalam melakukan pembangunan.
Baca juga : Pelaku UKM Nikmati Beragam Program Kemudahan Usaha
Namun demikian, Bhima pesimistis strategi memberi porsi lebih besar swasta untuk terlibat dalam pembangunan bisa mengerek pertumbuhan ekonomi. Karena, banyak faktor lain yang harus dilihat misalnya masalah kinerja ekspor impor dan investor. “Kinerja ekspor dan investasi sedang terpengaruh perlambatan ekonomi dunia,” katanya.
Bhima memproyeksi selama lima tahun ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di kisaran 5 sampai 5,3 persen. [KPJ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.