Sebelumnya
Dia mengakui, bahwa tidak mudah untuk mengubah mindset dari sisi sumber daya manusia. Jika sebelumnya melihat investasi dari jumlahnya yang sebanyak mungkin, kini menjadi berapa banyak return investasi untuk perusahaan.
Karenanya, untuk mengubah mindset itu pihaknya berusaha memberikan pengertian dan training kepada seluruh pegawai dan manajemen di PGN. Bahwa, dalam mengelola sebuah korporasi profit itu penting dan inilah yang menjadi kunci tumbuhnya sebuah perusahaan.
Baca juga : Moeldoko Dorong Digitalisasi TMII
“Kami juga memberikan pengertian kepada stakeholder. Bahwa sebaiknya KPI yang diukur di PGN bukan pada jumlah investasinya, tetapi pada return yang harus diperoleh dari sebuah investasi. Di industri migas rata-rata internal rate return dari sebuah investasi itu minimal sekitar 15 persen,” terangnya.
Arcandra menegaskan, profitabilitas penting untuk menjaga keberlangsungan usaha PGN ke depan. Karena itu, laporan keuangan menjadi sangat krusial. Sebab, jika laporan keuangannya negatif tentunya juga akan memberikan dampak negatif terhadap perusahaan.
Baca juga : Pandemi, Momentum Dorong Transformasi Ekonomi Digital
Karena itu, pihaknya berusaha agar kinerja keuangan PGN terus membaik. Sehingga ketika perusahaan membutuhkan pendanaan dari luar, bisa mendapatkan yield yang kompetitif.
“Berbagai hal tersebut menjadi konsen utama PGN agar perusahaan dapat tumbuh secara wajar sesuai harapan pemerintah dan pemegang saham lainnya,” tuturnya.
Baca juga : Jenderal AS: Perang Bisa Meluas Keluar Gaza
Adapun, pada Kuartal I-2021, PGN membukukan pendapatan sebesar 733,15 juta dolar AS (setara Rp 10,5 triliun). Sementara laba bersih yang dapat distribusikan ke pemilik entitas induk mencapai 61,5 juta dolar AS atau setara Rp 870 miliar.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan periode sama pada kuartal I-2020 sebesar 47,7 juta dolar AS (setara Rp 682,8 miliar). [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.