Sebelumnya
Ia menambahkan Digitalisasi dalam pengelolaan bandara sudah tak bisa dihindari, bandara tidak bisa lagi dikelola dengan cara-cara tradisional. "Terlebih, Bandara Soekarno-Hatta adalah salah satu bandara tersibuk di dunia yang dilengkapi 3 terminal penumpang pesawat serta berbagai fasilitas dan infrastruktur di dalam kawasan seluas 2.200 hektare, dan pengembangan infrastruktur masih akan terus dilakukan,” ujar Muhammad Awaluddin.
Melalui AICC, lanjut Muhammad Awaluddin, AP II juga dapat melakukan analisis kebutuhan fasilitas dan infrastruktur di masa depan dengan lebih cepat guna mendukung peran lebih bandara sebagai pusat aktivitas perekonomian.
Saat ini bandara bukan sekedar tempat naik dan turun dari pesawat saja. Bandara Soekarno-Hatta kini berperan sebagai penghubung semua kegiatan ekonomi atau economic connector. Kalau sekarang ada istilah Internet of Things (IoT) maka ke depan akan ada Airport of Things (AoT).
Baca juga : Angkasa Pura II Siapkan Aplikasi Super App
"Melalui pengoperasioan sejumlah fasilitas yang dilengkapi dengan teknologi terkini, termasuk AICC, AP II membawa membawa pengelolaan bandara di Indonesia ke level yang lebih tinggi lagi demi keamanan, keselamatan dan pelayanan," ungkap Muhammad Awaluddin.
Adapun fasilitas baru ini sesuai visi AP II untuk menjadi "Airport Enterprises Leader In The Region" melalui pengembangan advanced infrastructure, digital technology, sensors & connectivity, data integration, dan data analytics & security, yang seluruhnya bertujuan untuk pelayanan kepada seluruh pelanggan dan mewujudkan digital savvy organization.
Lebih lanjut, Muhammad Awaluddin mengatakan AICC memiliki 6 tugas dalam memantau fasilitas dan infrastruktur, yaitu pertama mengumpulkan data dari sistem dan perlengkapan yang ada. Kedua melakukan analisisi data dan visual. Ketiga emantau 24/7 seluruh fasilitas dan infrastruktur.
Baca juga : Ada MoU, Anggota IMI Gratis Gunakan Lounge di Bandara AP I
Sementara tugas AICC yang keempat adalah memaksimalkan kolaborasi dan koordinasi. Kelima manajemen perawatan sistem dan perlengkapan. Dan yang keenam manajemen penggunaan aset sistem dan perlengkapan.
Kehadiran AICC ini melengkapi Airport Operation Control Center (AOCC) yang sudah dioperasikan sejak 2017.
"AICC bertugas untuk memantau kinerja fasilitas dan infrastruktur, sementara AOCC merupakan wadah koordinasi seluruh stakeholder Bandara Soekarno-Hatta untuk memastikan operasional bandara dan operasional penerbangan berjalan lancar dengan tetap menjaga kualitas," pungkas Muhammad Awaluddin. [SRI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.