Sebelumnya
Apa rencana 3-5 tahun ke depan?
Fokus utama kami saat ini adalah mendalami lebih ke hulu untuk membuat pakaian yang berdampak positif terhadap perubahan iklim. Bekerja dengan smallholder farmers di area rural untuk menanam serat dan tanaman pewarna alam secara regeneratif, serta mengembalikan biodiversitas dan kesehatan tanah kita agar dapat menyerap CO2 dari atmosfer. Melalui proses ini, kami percaya bisa terus meningkatkan dampak positif terhadap lebih banyak ibu-ibu di desa.
Baca juga : Magic Box Sampangan, Ubah Sampah Jadi Zero-Waste
Sebanyak 69 persen leader atau founder perusahaan yang ikut dalam SEED Awards 2021 berusia 18-35 tahun. Dan 52 persen diantaranya, dipimpin wanita. Ada dua srikandi Indonesia yang menjadi finalis SEED Award. Selain Denica, satu lagi adalah Noryawati Mulyono dari Biopac, yang memproduksi kemasan berbahan rumput laut.
Direktur Operations SEED, Rainer Agster, mengatakan, “Kaliber para kandidat SEED Award tahun ini luar biasa. Kami berharap perusahaan yang diidentifikasi dan dipromosikan oleh SEED Awards akan menjadi sumber inspirasi bagi calon wirausahawan di negara berkembang,” katanya.
Baca juga : QNET Menangkan Berbagai Penghargaan Internasional
Sejak dimulai pada tahun 2005, SEED Awards telah memberikan penghargaan kepada 311 perusahaan di 40 negara dan telah memfasilitasi pencairan lebih dari 1 juta Euro dalam bentuk hibah. Secara kolektif, pemenang SEED Award telah melakukan sebesar 132.857 ton penghematan CO2 dan 151.014 ton limbah telah dikumpulkan atau didaur ulang melalui produk dan layanan mereka. *** [Ratna Susilowati]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.