Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
KKP Bersama Prancis Bangun Pelabuhan Ikan Ramah Lingkungan
Rabu, 24 Februari 2021 08:35 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Lembaga Pembangunan Prancis (AFD) mengembangkan pelabuhan perikanan yang menerapkan sistem eco fishing port atau pelabuhan ramah lingkungan.
Kerja sama ini untuk memajukan sektor kelautan dan perikanan di pesisir selatan dan utara Jawa.
"Skema tersebut dilakukan untuk membangun dan memelihara pelabuhan perikanan yang ramah dan berwawasan lingkungan," kata Plt Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zaini dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (24/2).
Baca juga : Banjir Di Kecamatan Pebayuran Kabupaten Bekasi, 5 Rumah Hanyut
Zaini menjelaskan, bahwa AFD telah melakukan studi program pengembangan eco fishing port tersebut sejak 2014.
Program tersebut, lanjutnya, telah tercantum pula dalam Green Book/DRPPLN (Dokumen Rencana Pemanfaatan Pinjaman Luar Negeri) Tahun 2020 sesuai Kepmen PPN/Bappenas Nomor 65 Tahun 2020.
"Dengan terbitnya green book ini berarti Ditjen Perikanan Tangkap sebagai Executing Agency dan Direktorat Kepelabuhanan Perikanan selaku implementating agency perlu mempersiapkan kebutuhan untuk ke tahap selanjutnya," kata Zaini.
Baca juga : Anggota KSP Indosurya Kecam Provokasi Yang Ganggu Pencairan Dana
Ia mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan peninjauan di Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Cilacap dan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan bersama Direktur Kelautan dan Perikanan Bapennas yang akan diproyeksikan sebagai salah satu lokasi proyek.
Menurut Zaini, kedua lokasi tersebut telah memiliki studi kelayakan lingkungan dan siap dilakukan pengembangan. Pemerintah daerah setempat, menurut dia, juga memberikan dukungan dalam rangka memajukan sektor kelautan dan perikanan di pesisir selatan dan utara Jawa tersebut.
"PPS Cilacap akan kita proyeksikan dalam kegiatan outer fishing ports development yang menjadi sentra industri energi, pengembangan untuk industri pertanian serta pengembangan untuk industri perikanan. Begitu pula PPN Pekalongan yang akan dikembangkan menjadi pelabuhan perikanan onshore sebagai upaya menanggulangi banjir rob yang kerap terjadi di wilayah kecamatan Pekalongan Utara," terangnya.
Baca juga : Ketersediaan Lab Covid-19 Bantu Keandalan DKI Dalam Tangani Pandemi
Dengan adanya pengembangan pelabuhan perikanan diharapkan dapat mendukung kegiatan usaha perikanan tangkap serta meningkatkan peluang Indonesia dalam memenuhi permintaan pasar ikan global yang diperkirakan mencapai 196 juta ton pada 2025. [MFA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya