BREAKING NEWS
 

Beberin Kinerja Keuangan Semester I 2021

Penjualan Dan Laba Bersih Zyrex Turun, Tapi Aset Dan Liabilitas Naik Signifikan

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 30 Agustus 2021 16:40 WIB
Direktur Utama Zyrexindo Timothy Siddik. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Adapun Laba Bersih Per Saham atau Earning Per Share (EPS) di tahun 2021 sebesar Rp 2,95 turun dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 71,6.

Dengan menurunnya penjualan, beban pokok pendapatan perseroan tercatat turun 38,3 persen yoy dari Rp105,6 miliar menjadi Rp 65,2 miliar, sehingga perseroan berhasil mengantongi laba kotor sebesar Rp 17,5 miliar, turun 69,37 persen yoy dari Rp 57 miliar di tahun 2020.

Baca juga : Raker Dengan Mas Menteri, Senator Jihan Adukan Sulitnya Nasib Guru Non PNS Dapat Sertifikasi

Penurunan laba bersih juga disebabkan biaya pasca Penawaran Umum Perdana saham (IPO) yang cukup besar. Selain itu, terdapat kenaikan beban bunga pinjaman yang cukup signifikan, di mana pinjaman tersebut digunakan untuk pembelian bahan baku laptop.

Saat ini, perseroan sedang mempersiapkan bahan baku laptop untuk penjualan di semester II di sektor retail dan pengadaan pemerintah, sehingga terjadi peningkatan yang signifikan pada posisi persediaan dari Rp 33,1 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp 80,8 miliar pada tahun ini.

Baca juga : MARK Mempertahankan Kinerja Positif dengan kenaikan Laba Bersih 197,4 Persen pada Kuartal I Tahun 2021

Hal tersebut juga tercermin pada arus kas perseroan, di mana penerimaan dari pelanggan dan pembayaran kepada pemasok mengalami kenaikan yang cukup besar. Dengan demikian, penjualan akan mengalami kenaikan signifikan dan tercatat pada semester II tahun 2021. [DIR]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense