Sebelumnya
Proses pembongkaran, sebutnya juga ada SOP konstruksinya. Dari hasil investigasi KCIC, SOP itu dilanggar oleh pihak kontraktor hingga pier yang rubuh menimpa ekskavator.
Kontraktor yang melanggar itu sudah dipanggil. Pihaknya juga sudah memberikan teguran. “PT KCIC tidak mentolerir adanya kesalahan konstruksi yang melebihi dari toleransi yang dipersyaratkan,” tegasnya.
Baca juga : Tiang Kereta Cepat Timpa Eskavator, KCIC Tegur Kontraktor Lalai
Netizen rame mengomentari kasus ini. “Ya ampun, pinter amat tuh orang barang segitu gede cuma ditahan ama beco. Lupa kalo ada Crain kali yak?” sesal akun @sardiridwan78. “Makanya dulu ambil proyek ama Jepang aja. Walaupun mahal tapi terjamin kualitasnya,” sindir @afdk81.
“Itu pakai uang APBN atau uang pribadi? Alasannya bikin sesak dada....ada kesalahan titik pembangunan. Kira-kira ini proyek bakalan mangkrak nggak?” geram @hadi_plm. “Diketawain Jepang dehh,” ledek @Nurrahmawatii05.
Baca juga : Jeha, Populer Karena Curhat Diselingkuhi
Banyaknya juga warganet yang penasaran dengan biaya yang dihabiskan untuk pemasangan 1 tiang pancang. “Kira-kira nilainya berapa rupiah itu? Kepada para arsitek, mohon pencerahan,” tanya akun @raditnatew. “Tambah mahal lagi deh,” sindir @345uk1. “1 tiang itu lu bisa modalin 1 RT buat dagang!” timpal @BarkahId.
Namun, akun @Nonammee33 berpikir positif soal perobohan tiang kereta cepat itu. “Namanya juga proyek, kalau ada yang nggak sesuai yah dibongkar lah.. Masalah kerugian ditanggung kontraktor,” cuitnya. Hal senada juga disampaikan @radianaraka. “Kalau tidak sesuai spek resikonya bongkar dan biasanya didalam SPKB semua biaya itu ditanggung kontraktor. Jadi yang rugi pihak kontraktor sebenernya,” jelasnya.
Baca juga : Hari Kedua Di Bali, Jokowi Akan Hadiri Sejumlah Acara
Tapi akun @Willi_vicz meyakini, kerugian proyek itu ditanggung asuransi. “Biasa kalau proyek-proyek kayak gini sudah ada asuransinya dalam pengerjaan proyek kalau terjadi apa-apa,” yakinnya. “Kalau tiang beton begitu, cukup bikin rumah berapa ya bang, kalo kontrakan dapat berapa pintu tuh,” timpal @Syaiful14742. [SAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.