Sebelumnya
Kementerian Kesehatan, lanjut Budi, tidak menjalankan vaksinasi sebagai program. Melainkan, sebagai suatu gerakan besar. Swasta pun, antusias membantu.
“Mereka merasakan ini bukan programnya Kementerian Kesehatan. Mereka bebas berkreasi melakukan apa pun untuk membantu sesama mendapatkan vaksin,” beber Budi.
Baca juga : Polwan Polres Jakut Dan Kowal Gelar Vaksinasi Anak Di Cilincing
Kepala BIN Jenderal (Purn) Budi Gunawan mengatakan, program vaksinasi dilakukan demi memberikan perlindungan agar terhindar dari keparahan akibat Covid-19.
“Vaksinasi merupakan upaya antisipasi virus Corona dengan jenis varian baru, termasuk Omicron,” ujar Budi.
Baca juga : Waspadai Varian Omicron, Kapolri Minta Vaksinasi Dipercepat Dan Prokes Dipatuhi
BIN menggelar vaksinasi di 12 provinsi, yaitu Jawa Barat, Sumatera Barat, Kalimantan Barat, Jawa Timur, DIY dan Jawa Tengah. Lalu Bali, Kalimantan Timur, Jakarta, Banten, Gorontalo dan Sulawesi Barat.
“Kegiatan vaksinasi sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Vaksin merupakan upaya kita menghadapi virus Corona,” katanya.
Baca juga : Hari Ini, Ganjar Pranowo Mulai Tahapan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Di Jateng
Adapun secara keseluruhan dari total target 208 juta masyarakat yang akan divaksin saat ini, yang sudah menerima dosis lengkap jumlahnya lebih dari 114 juta orang.
Sedangkan mereka yang telah menerima vaksin dosis pertama sudah mencapai 165 juta orang. Lalu yang menerima dosis ketiga 1,2 juta orang. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.