BREAKING NEWS
 

Penularan Jangan Sampai Meledak Lagi

Satgas: RS Nggak Akan Sanggup Tampung Semua Pasien Corona

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Minggu, 16 Januari 2022 07:15 WIB
Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi. (Foto: BNPB)

RM.id  Rakyat Merdeka - Varian baru Corona, Omicron adalah ancaman bagi masyarakat. Jika Corona meledak lagi, Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 memprediksi, rumah sakit (RS) tak akan mampu menampung semua pasien Covid-19.

Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi meminta semua kalangan, termasuk mahasiswa, untuk kembali meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan virus. Saat ini angka kasus Covid-19 mulai merangkak naik.

“Kami dari Satgas Bidang Perubahan Perilaku sangat menghargai civitas akademika dan sangat mengapresiasi para relawan yang telah berkenan untuk bergabung bersama kami,” ujar Sonny dalam diskusi virtual bersama mahasiswa relawan perubahan perilaku, kemarin.

Baca juga : Kenaikan Harga Elpiji Non Subsidi Nggak Bakal Ganggu Rakyat Pengguna Gas Melon

Jika biasanya penambahan kasus harian berada di angka 300, kini sudah tembus di atas 850 kasus.

Jumlah ini akan terus meningkat jika tidak direm dan tak ada kesadaran menjalankan protokol kesehatan (prokes)

“Jangan sampai terjadi ledakan kasus. Kalau terjadi ledakan kasus lagi maka rumah sakit tidak akan mampu. Tidak akan cukup untuk menampung seluruh pasien,” ingatnya.

Baca juga : Omicron Disebut Bergejala Ringan, Tapi Kalau Lansia Atau Komorbid Yang Kena, Bisa Lain Ceritanya

Tahun lalu, layanan kesehatan Tanah Air nyaris ambruk karena serangan varian Delta. Indonesia, harus belajar dari pengalaman itu. Mesti ada langkah antisipatif.

Diingatkan Sonny, laju penularan varian Omicron jauh lebih cepat daripada Delta. Meski mayoritas gejala ringan tapi tetap tidak bisa disepelekan. Omicron berpotensi menjadi berbahaya jika dialami oleh lansia yang belum divaksin.

Adsense

“Dampaknya dalam waktu singkat bisa menambah orang yang terinfeksi. Yang kami khawatirkan, angka kematian tinggi karena tidak semua orang bisa dirawat di rumah sakit,” tuturnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense