Sebelumnya
Jumlah relawan perubahan perilaku yang kian banyak, diharapkan bisa mendorong tingginya kesadaran masyarakat untuk patuh terhadap prokes. “Ingat, kasus Covid-19 harus landai. Jangan sampai kasus di bulan Juli sampai Agustus tahun lalu terulang lagi. Itu luar biasa ya,” tegasnya.
Dosen Universitas Indonesia (UI) ini menjelaskan, jika merujuk pada standar yang ditetapkan World Health Organization (WHO) kondisi Indonesia saat ini masih terkendali.
Baca juga : Kenaikan Harga Elpiji Non Subsidi Nggak Bakal Ganggu Rakyat Pengguna Gas Melon
Standar WHO, sebuah negara dikatakan bisa mengendalikan Covid-19 jika jumlah kasusnya adalah 10 per 1 juta penduduk. Dengan penduduk sekitar 270 juta orang, batas maksimal penambahan kasus Indonesia adalah 2.700 kasus per hari. Saat ini, penambahan kasus di Tanah Air baru 850.
“Tapi ingat, ini angkanya naik terus. Dari 100-an menjadi 200-an, 300, menjadi 400, bertambah 600-an nah sekarang 800-an,” papar Sonny.
Sementara Ketua Umum Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dr. Bambang Wibowo mengaku telah berkoordinasi dengan banyak rumah sakit anggota PERSI.
Meski, saat ini belum ada peningkatan yang signifikan untuk kamar perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit. “Untuk saat ini banyak rumah sakit yang tidak merawat pasien Covid-19,” ungkapnya.
Baca juga : Please Jangan Ke Luar Negeri, Sekarang Sudah Ada 3 Kasus Omicron Di Tanah Air
Bambang menjelaskan, Indonesia telah memiliki pengalaman dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 pada bulan Juli 2021. Saat itu, kasus aktif sempat mencapai lebih dari 500.
“Rumah sakit juga sudah banyak belajar misalnya dari pengelolaan saat terjadi peningkatan kasus pertama dan kedua. Rumah sakit siap, sejauh tidak melebihi kapasitas tempat dan SDM yang ada,” tandas Bambang. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.