Dewan Pers

Dark/Light Mode

Beda Dengan Jabatan Presiden

Mega: Nggak Aturan Yang Ngelarang Parpol Menang Pemilu Lebih Dari 2 Kali

Kamis, 28 Oktober 2021 20:36 WIB
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam acara peresmian Taman UMKM Bung Karno dan 16 kantor partai secara virtual, dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (28/10). (Foto: Istimewa)
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam acara peresmian Taman UMKM Bung Karno dan 16 kantor partai secara virtual, dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (28/10). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong seluruh kadernya untuk terus melakukan konsolidasi dan regenerasi, untuk menggerakkan roda organisasi. Sehingga, bisa menjadi pemenang Pemilu 2024.

Sebab, tak ada aturan yang melarang partai politik memenangkan pemilu lebih dari 2 kali. Berbeda dengan presiden, yang jabatannya dibatasi 2 periode. 

"PDIP bersyukur, telah diberikan kepercayaan oleh rakyat, menjadi pemenang pemilu 2 kali berturut-turut. Kami harus bisa menjaga kepercayaan ini dengan baik," kata Mega di sela peresmian Taman UMKM Bung Karno dan 16 kantor partai secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta, Kamis (28/10).

Berita Terkait : Haji Lulung Kembali, Amir: Saya Yakin 2024 PPP Menang Pemilu

"Tak ada aturan yang melarang partai politik memenangkan pemilu lebih dari 2 kali. Berbeda dengan aturan hukum soal jabatan presiden. Sehingga, saya selalu mengatakan apakah ada aturan bahwa kita tidak boleh menang terus? Ndak ada. Ndak ada yang menghalangi," tegasnya.

Presiden ke-5 RI itu menjelaskan, konstitusi hanya mengatur soal periodisasi presiden, yaitu sebanyak 2 kali. Sedangkan partai politik, sepanjang dipercaya oleh rakyat, sah-sah saja menang terus dalam pemilu.

"Seperti tadi dikatakan oleh Pak Tjahjo Kumolo, partai kita harus ada sepanjang NKRI ada. Kita merupakan partai nasionalis. Harus mengikuti pemikiran atau ajaran-ajaran Bung Karno," jelas Mega

Berita Terkait : Kata Masinton, Segini Gaji Dan Tunjangan Anggota DPR

Karena itu, Mega menginginkan agar kader partai menggunakan kantor partai yang baru saja dibangun, untuk menjadi titik temu antara kader dan rakyat di masing-masing daerah.

Mega bahkan meminta, agar pengurus partai benar-benar memperjuangkan kebutuhan masyarakat. 

"Kantor partai harus dijadikan rumah budaya. Kegiatan itu menjadi sebuah informasi atau komunikasi yang aktif dengan warga," pungkas Mega. [HES]