BREAKING NEWS
 

Terima Estafet Dari Menteri Pertanian Italia

Menteri Syahrul Resmi Pimpin Kelompok Kerja Pertanian G20

Reporter : HAIKAL AMIRULLAH
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Jumat, 28 Januari 2022 07:45 WIB
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (kanan) bersama Menteri Pertanian dan Air Australia David Littleproud, saat membuka Kick Off Agriculture Working Group G20 di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Kamis (17/1/2021). (Foto: Humas Kementan RI)

 Sebelumnya 
Komitmen pertama, yakni dialog tentang ketersediaan dan stabilisasi masalah importasi dan ketersediaan daging yang ada di Indonesia dengan supply daging yang mungkin dibutuhkan dari Australia. Komitmen kerjasama ini penting sebab Australia memiliki akses yang sangat kuat untuk memasukan daging.

“Kita mau ada ketersediaan yang pasti walaupun tentu budaya yang ada dan peternakan yang ada di Australia akan sangat berbeda dengan budaya yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Baca juga : Terima Duit 1,5 M Dari Pengajuan PEN Daerah, Eks Dirjen Keuda Kemendagri Ditersangkakan KPK

Agenda kedua, yakni kerjasama investasi pertanian kedua negara yang bisa diakses seluruh dunia dengan menghasilkan pangan yang berkualitas tinggi, utamanya untuk ekspor. Dalam agenda ini salah satu yang ingin direalisasikan SYL yaitu dapat dilakukannya ekspor beras dari Indonesia ke Australia.

“Ketiga, saya cukup berbahagia hari ini karena Menteri Pertanian Australia menawarkan agar petani muda milenial kita yang sudah di didik itu bisa bekerja atau magang di Australia. Itulah tiga poin penting yang akan jadi komitmen kita,” katanya.

Baca juga : Lestari: Aksi Perusakan Sesajen Memantik Kebencian

Menteri Pertanian dan Air Wilayah Australia Utara, David Littleproud menyampaikan terimakasih atas sambutan hangat Mentan SYL dan jajaran Kementan dalam pertemuan ini. Baginya, Australia adalah negara yang membutuhkan produksi pertanian Indonesia.

“Kami dan Indonesia adalah dua negara yang saling membutuhkan. Hari ini kami berbicara tentang beberapa tantangan pasokan disaat pandemi. Kami ingin agar situasi ini mendapat penyelesainya,” katanya.

Baca juga : Walkot Tangerang: Penanggulangan HIV Merupakan Kinerja Bersama

Littleproud menambahkan Australia baru saja melewati musim hujan yang membuat setengah juta ternak mereka mati diterjang badai dan banjir yang menerjang dalam waktu yang sangat singkat. “Sehingga pasokan kami turun dan berdampak pada kelompok tani yang kehilangan penghasilan. Itulah pentingnya kerjasama antara kita,” tutupnya. [KAL/TIM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense