RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat yang berencana mudik disarankan tidak melakukan booster dadakan di hari H mudik. Hal ini dilakukan agar perjalanan pulang kampung nyaman.
Ahli epidemiologi Iwan Ariawan mengatakan, butuh waktu agar vaksin memberikan perlindungan optimal bagi tubuh dari bahaya Covid-19.
Baca juga : Jasa Raharja Siap Kawal Ketat Pemudik Di Jalur Darat
“Bagi yang sudah bisa booster baiknya booster sekarang. Secepatnya ya, karena butuh waktu untuk timbulnya antibodi. Jadi, jangan besoknya mau mudik terus sekarang vaksin, jangan begitu,” saran Iwan di Jakarta, kemarin.
Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) ini menilai, vaksin booster merupakan upaya yang memang harus disiapkan di tengah pelonggaran aktivitas publik. Terutama, saat mudik.
Baca juga : Prioritaskan Perjalanan Angkutan Umum Pada Mudik Lebaran
Kebijakan mewajibkan masyarakat mendapatkan vaksin booster saat mudik diyakini akan mengurangi potensi penyebaran Covid-19.
“Kalau mau mudik enak ya sekarang booster, sehingga nanti tidak harus antigen atau PCR (Polymerase Chain Reaction),” sarannya.
Baca juga : Politisi Senayan Dukung Aturan Ganjil Genap Jelang Mudik Lebaran
Meski antibodi masyarakat, terutama di Jawa dan Bali sudah tinggi, Iwan mengingatkan masyarakat bahwa Covid-19 masih bertebaran.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.