RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi menyatakan, kenaikan kasus Covid-19 setelah libur Idul Fitri atau Lebaran 2022 masih terkendali.
Angka positivity rate Indonesia masih di bawah angka 5 persen, standar yang ditetapkan World Health Organization (WHO). Positivity rate merupakan proporsi orang positif dari keseluruhan yang dites.
Baca juga : Jokowi: Situasi Covid Masih Terkendali, Booster Harus Terus Digenjot
“Positive rate kita sekarang di angka 1,03 persen. Jadi masih pada posisi terkendali,” kata Jokowi di Rumpin, Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Selain itu, angka laju transmisi virus Corona di Indonesia masih dalam fase terkendali. Dia merinci angka transmisi Corona berada pada angka 20 per 100 ribu penduduk per minggunya.
Baca juga : Gattuso Resmi Jadi Pelatih Baru Valencia
Meski demikian, dia tetap mengajak masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) dan melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster.
“Saya sudah minta untuk diwaspadai. Ada sedikit kenaikan karena kemarin masalah tiga minggu atau sebulan yang lalu karena Lebaran,” katanya.
Baca juga : Covid Masih Ada, PPKM Lanjut Level 1
Terpisah, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan, kasus positif Covid mengalami kenaikan 31 persen dalam tiga pekan terakhir. “Itu dari 1.814 kasus menjadi 2.385 kasus mingguan,” ungkap Wiku.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.