BREAKING NEWS
 

Sinergi Cegah Terorisme Lewat Pendekatan Budaya

BNPT, Pemkab Magelang, Dan TWC Resmikan Warung NKRI Borobudur

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Senin, 24 Oktober 2022 22:25 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Pemerintah Kabupaten Magelang, serta PT Taman Wisata Candi (TWC) resmikan Wadah Akur Rukun Usaha Nurani Gelorakan (WARUNG) NKRI ke-10 di Balkondes Borobudur pada Senin (24/10).

Kehadiran Warung NKRI yang bertujuan menguatkan narasi-narasi kebangsaan, persatuan dan kesatuan ini, merupakan wujud nyata komitmen bersama dan sinergisitas BNPT, Pemkab Magelang dan PT TWC dalam melawan penyebaran virus intoleransi, radikalisme dan terorisme lewat pendekatan budaya.

"PT TWC sebagai pengelola antusias bermitra dengan BNPT, pertama karena PT TWC mengelola destinasi wisata, kedua kaitannya masalah mengedukasi , mengajak masyarakat untuk terus menyuarakan semangat NKRI lewat pendekatan budaya. Hal ini terus kita gelorakan melalui warung NKRI Borobudur," jelasnya.

Baca juga : Prodia Resmikan Lokasi Baru Cabang Kebayoran

Boy Rafli menambahkan semua warga negara wajib untuk membangun imunitas agar seluruh masyarakat Indonesia keball terhadap virus intoleransi, radikalisme dan terorisme.

"Kewajiban kita sebagai warga negara untuk membangun imunitas masyarakat bersama seluruh elemen bangsa," jelas Kepala BNPT RI dalam sebuah wawancara singkat.

Adsense

Selaras dengan Kepala BNPT, Edy Setijono Direktur Utama PT TWC juga menjelaskan harapannya yakni pengembangan kepariwisataan nasional yang aman dari kelompok pemecah belah bangsa.

Baca juga : Kepala BNPT Beri Penghormatan Terakhir Pada Prof Azyumardi Azra

"Candi borobudur adalah objek vital nasional yang perlu dijaga terutama dari kelompok - kelompok yang inigin memecah belah bangsa, kita sangat memperhatikan pengembangan kepariwisataan nasional yang aman dari hal-hal tersebut," ujarnya.

Dalam peresmian Warung NKRI Borobudur ini dilakukan juga dialog kebangsaan perdana bertajuk "Melestarikan Budaya, Merawat Keberagaman, Menuju Indonesia Harmoni" yang diisi oleh Menteri Parekraf Sandiaga Uno, seniman dan budayawan Sudjiwo Tedjo, Ketua DPP IPI, K.H. Abdul Muhaimin, serta Ketua FKPT Jawa Tengah, Prof. Syamsul Maarif.

Dialog dihadiri oleh mahasiswa dari beragam universitas di Magelang. Pada dialog ini, Menteri Parekraf RI berpesan kepada seluruh mahasiswa untuk terus merayakan perbedaan dan keberagaman.

Baca juga : Menteri Teten : Lewat Koperasi, Pengelolaan SDA Terus Dilakukan Secara Berkeadilan

"Saya menyampaikan kepada seluruh mahasiswa untuk selalu mencintai perbedaan. Kita terdiri dari1340 suku bangsa dan 652 bahasa. Tiap hari kita harus mengelola keberagaman. Belajar dari budaya Indonesia kita semua harus ingat you need to think more with your heart and less with your head," ucapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense