RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi mengucapkan terima kasih atas penghargaan Global Citizen Award dari Atlantic Council, yang dianugerahkan kepadanya.
Dia mengatakan, penghargaan itu akan makin memotivasi dirinya dan pemerintah Indonesia, untuk menjalankan tanggung jawab besar. Menjadi bagian dari solusi dunia.
"Tidak pernah terpikir di benak saya, memperoleh penghargaan yang terhormat ini. Yang selama ini saya lakukan, adalah hanya bekerja sebaik mungkin, dengan penuh tanggung jawab demi nilai-nilai kemanusiaan," kata Jokowi melalui laman Instagramnya, Senin (14/11).
Baca juga : Penerbangan Komersial Dan Turis Jangan Dikorbankan
Presiden ke-7 RI ini menyebut, Indonesia sebagai negara majemuk yang terdiri atas 17 ribu pulau, 1.340 suku bangsa, dan 652 bahasa lokal telah mengajarkan nilai-nilai toleransi, perdamaian, persatuan, hingga kerja sama.
Jokowi yang memiliki empati dan kepedulian tinggi terhadap masyarakat bawah, selalu menyempatkan turun ke lapangan. Demi melihat kesulitan yang dihadapi masyarakat.
Dia bilang, kesulitan terbesar selalu dirasakan oleh mereka yang berada di bawah, keluarga miskin, dan negara yang berpenghasilan rendah.
Baca juga : Jokowi: Negara Berkembang Harus Terus Perjuangkan Hak Hilirisasi
"Oleh sebab itu, saya selalu berusaha keras untuk memperjuangkan kemerdekaan rakyat kecil. Juga menyuarakan kepentingan negara-negara berpenghasilan rendah di berbagai forum," pungkasnya.
Presiden Jokowi mendapatkan penghargaan Global Citizen Award 2022 dari Atlantic Council dalam acara Global Food Security Forum yang digelar di Kecak Ballroom, Sofitel Nusa Dua Beach Resort, Bali, Minggu (13/11).
Penghargaan ini juga dianugerahkan kepada Presiden Finlandia Sauli Niinistö, Perdana Menteri Swedia Magdalena Andersson, CEO Google dan Alphabet Sundar Pichai, serta aktor dan UNESCO Special Envoy for Peace and Reconciliation Forest Whittaker.
Baca juga : Jokowi: Kemitraan ASEAN-India Harus Bantu Tuntaskan Isu Pangan Dan Kesehatan
Sejumlah tokoh dunia yang juga pernah mendapat penghargaan Global Citizen Award adalah mendiang Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, mantan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan Perdana Menteri Belanda Mark Rutte. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.