BREAKING NEWS
 

Sekda Kota Tangerang: 100 Persen Sekolah Sudah Implementasikan Kurikulum Merdeka

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Kamis, 15 Juni 2023 15:27 WIB
Foto: Sekda Kota Tangerang Herman Suwarman bersama Rombongan Press Tour dari Kemendikbudristek, di Balaikota Tangerang, Banten, Kamis (15/6). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman menyampaikan, implementasi Kurikulum Merdeka yang merupakan kebijakan dari Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tekonokgi (Kemendikbudristek) di wilayahnya sudah berjalan dengan baik.

Sampai saat ini, sudah 100 persen sekolah yang mengimplementasikan Kurikulum Merdeka baik jenjang PAUD, SD, dan SMP.

Hal tersebut disampaikan Herman saat menyambut rombongan Press Tour dari Kemendikbudristek, di Tangerang, Banten, Kamis (15/6). Ikut mendampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin.

Press Tour adalah rangkaian acara Festival Kurikulum Merdeka untuk meninjau penerapan implementasi Kurikulum Merdeka di berbagai daerah.

Rombongan dipimpin oleh Agustina Indah Rizki. Herman menceritakan, implementasi kurikulum merdeka ini berawal dari pembentukan Sekolah Penggerak pada 2021.

Baca juga : Sesuai Visi Kota Samarinda, Wawali Senang Sekolah Terapkan Kurikulum Merdeka

Saat itu, Kota Tangerang menjadi salah satu dari 111 Kabupaten/Kota yang mendapat kepercayaan untuk melaksanakan program sekolah penggerak.

Seiring berjalan waktu, sekolah penggerak di Kota Tangerang terus bertambah. Saat ini tercatat sudah ada sebanyak 14 PAUD, 26 SD, dan 22 SMP yang menjadi sekolah penggerak.

Menurut dia, dalam kurun tiga tahun ini sudah ada perubahan yang terjadi di sekolah penggerak tersebut. Salah satunya terkait peningkatan mutu pendidikan.

"Rata-rata sudah melakukan dua tiga loncatan peningkatan mutu," ujarnya.

Adsense

Sekolah penggerak ini juga melakukan diseminasi ke sekolah disekitarnya sehingga seluruh sekolah mendapatkan contoh praktik baik dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka.

Baca juga : Kementan Jangan Buru-buru

Selain Sekolah Penggerak, Kota Tangerang juga sudah memiliki 77 guru yang bersertifikat guru penggerak, dan 294 guru yang sedang mengikuti pendidikan guru penggerak.

Menurut dia, keberadaan sekolah penggerak, dan guru penggerak ini menjadi motor dalam menggerakkan dunia pendidikan di Kota Tangerang.

Pemkot juga sudah mengangkat guru penggerak yang memenuhi syarat untuk menjadi kepala sekolah.

"Saat ini ada 29 guru penggerak yang sedang mengikuti uji kompetensi pengawas sekolah," ungkapnya.

Herman mengatakan, pihaknya juga terus berupaya memenuhi daya dukung implementasi Kurikulum Merdeka.

Baca juga : Denny JA Kenang Pemecahan Rekor Pendidikan Pancasila Terbesar

Seperti, peningkatan kompetensi pendidik dan tenaga pendidik melalui bimtek, workshop, seminar, serta pemenuhan standar sarana prasarana sekolah berbasis digital dengan pengadaan lab komputer. 

Kata dia, Pemkot juga sudah menganggarkan untuk keberlanjutan program sekolah penggerak dan implementasi kurikulum merdeka di tahun 2024.

Tak hanya itu, Pemkot juga melakukan kolaborasi bersama Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru Penggerak (BGP), dan lembaga swasta lainnya untuk menjamin efektifitas implementasi kurikulum merdeka dalam peningkatan mutu pendidikan.

"Mudah-mudahan ini dapat mewujudkan visi Pendidikan, yaitu mewujudkan Indonesia yang maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila," tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense