Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

H+4 Lebaran, 55 Persen Kendaraan Belum Kembali Ke Jakarta

Kamis, 27 April 2023 14:26 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi bersama Kakorlantas Polri Firman Santyabudi dan Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad memberikan keterangan pers arus balik. (Foto: Ist)
Menhub Budi Karya Sumadi bersama Kakorlantas Polri Firman Santyabudi dan Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad memberikan keterangan pers arus balik. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat hingga Kamis (27/4) atau H+4 Lebaran, masih ada 55,8 persen kendaraan yang belum kembali ke Jakarta melalui Tol Trans Jawa. Minggu (30/4) dan Senin (1/5) diprediksi menjadi puncak arus balik kedua.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi usai rapat koordinasi dan peninjauan di Gerbang Tol Cikampek Utama KM 70, Kamis (27/4). Rapat ini untuk memastikan penanganan arus balik berjalan dengan lancar

Hadir dalam rapat ini, Kakorlantas Polri Firman Santyabudi, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Hendro Sugiatno, Dirut Jasa Marga Subakti Syukur, Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono, Direktur Lalu Lintas Jalan Ditjen Hubdat Cucu Mulyana, serta Kepala BPTD Wilayah IX Jabar Muhammad Fahmi.

Baca juga : Korlantas: 66,8 Persen Kendaraan Belum Balik Dari Arah Timur

Selain melakukan rapat koordinasi, Menhub cs juga melakukan pemantauan dari udara menggunakan helikopter untuk melihat langsung situasi pergerakan kendaraan pada arus balik di jalan tol maupun jalan arteri.

“Kita masih ada 5 hari lagi sampai dengan tanggal 1 Mei 2023 nanti untuk menjaga kelancaran arus balik. Karena masih ada Lebaran Kupat di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Madura yang jatuh di hari Minggu (30/4) nanti, maka kecenderungannya masyarakat akan melakukan perjalanan balik di hari Minggu atau Senin depan,” ujar Menhub.

Selain Lebaran Kupat, Menhub mengungkapkan, adanya pergerakan kendaraan di kawasan aglomerasi seperti Jakarta, Bandung, dan sekitarnya pada akhir pekan ini, akan menambah jumlah pergerakan kendaraan yang berpotensi terjadi kemacetan total jika dibiarkan.

Baca juga : Pasca Lebaran, Lestari Yakin Semangat Persaudaraan Semakin Meningkat

Untuk itu, Menhub mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan perjalanan balik mulai hari ini, Kamis, Jumat, serta Sabtu untuk menghindari kepadatan di puncak arus balik pada Minggu dan Senin. “Selama tiga hari ini, Jasa Marga memberikan diskon tarif tol 20 persen. Manfaatkan tiga hari ke depan untuk perjalanan balik, jangan di hari Minggu atau Senin,” tutur Menhub.

Menhub berharap, penanganan arus balik bisa sebaik apa yang dilakukan pada arus mudik. “Beberapa hari ke depan masih ada ujian yang harus dilewati. Kalau ini berjalan lancar hingga tanggal 1 Mei nanti, Insyaallah harapan mudik yang aman dan berkesan ini bisa terwujud,” ucap Menhub.

Pada kesempatan yang sama, Kakorlantas Polri Firman Santyabudi mengingatkan, masyarakat yang akan melakukan perjalanan balik agar selalu waspada dan mengutamakan keselamatan dalam berkendara. “Dengan lalu lintas yang cukup lancar menuju Jakarta, agar jangan terlalu buru-buru ingin sampai dan perhatikan batas kecepatan kendaraan,” katanya.

Baca juga : H+1 Lebaran, 222.326 Kendaraan Kembali Ke Jabotabek

Menurutnya, rekayasa lalu lintas seperti contra flow, one way, serta rekayasa lainnya masih akan terus dilakukan sampai akhir pekan, dengan tetap melihat situasi dan kondisi lapangan (situasional). Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan saldo kartu elektronik pembayaran tol masih mencukupi, sehingga tidak menimbulkan antrean karena harus mengisi saldo di gerbang tol.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.