BREAKING NEWS
 

Innalilahi, 122 Jemaah Wafat Saat Puncak Haji

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : UJANG SUNDA
Senin, 3 Juli 2023 08:00 WIB
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag), Hilman Latief (tengah). (Foto: Kemenag)

 Sebelumnya 
“Terkait dengan tingginya kematian bukan hanya satu faktor, tapi ada beberapa faktor. Selain faktor komorbid jemaah itu sendiri, terkait juga aktivitas fisik yang dilakukan jemaah, “ jelas Kasie Kesehatan Daker Mekah, dr Andi Ardjuna.

Pasien dengan komorbid yang dibawa dari Tanah Air menjadi faktor yang mendapatkan perhatian. Oleh karena itu, pihaknya melakukan antisipasi-antisipasi dengan pemeriksaan kembali para jemaah yang memiliki komorbid.

Baca juga : 112 Jemaah Meninggal Saat Fase Puncak Haji

Mendengar banyak jemaah yang wafat di Tanah Suci, warganet mendoakan. “Innalillahi wainnailaihi rojiun. Semoga Allah SWT merahmati jemaah haji semuanya. Baik yang telah meninggal dan yang masih hidup,” doa @tommyAjahh. “Alfatiha,” ucap @adc1489. “Husnul khotimah dan pahala haji mabrur, insyallah,” kata @AkuAtikaFaya.

Menag Ketemu Menteri Haji Saudi

Baca juga : 50 Jemaah RI Meninggal Saat Puncak Haji, Paling Banyak Karena Penyakit Jantung

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menemui Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Taufiq F Al Rabia untuk melaporkan banyaknya masalah yang dihadapi jemaah Indonesia selama beribadah haji, khususnya saat di Muzdalifah dan Mina.

“Layanan di Arafah, Muzdalifah, dan Mina sepenuhnya menjadi tanggung jawab Mashariq dan pihak Saudi. Karena itu, Menag menyampaikan sejumlah masalah yang muncul kepada Menteri Haji Saudi,” ujar Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief, Minggu (2/7)

Baca juga : Pemerintah Fasilitasi 242 Jemaah Sakit Jalankan Safari Wukuf

Hilman mengatakan, Menteri Haji Taufiq sudah mendengar sejumlah persoalan yang dialami jemaah haji Indonesia. Mereka berjanji akan melakukan perbaikan-perbaikan dan tidak akan membiarkan hal itu terjadi kembali.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense