Sebelumnya
Setahun berselang, Andika melanjutkan pendidikan doktoralnya di The Trachtenberg School of Public Policy and Public Administration, The George Washington University.
“Saya melihat peluang ada di eksekutif. Atau mungkin di legislatif karena legislatif itu mengawasi eksekutif,” tuturnya.
Baca juga : Sukidi Perjuangkan Kesetaraan dalam Keragaman
Apakah bukan karena mengikuti jejak mertua? Andika menggeleng. “Tidak, benar-benar pikiran saya sendiri,” jawab jenderal berpostur tegap dan gagah itu.
Andika juga mengaku tidak pernah mendapatkan nasihat khusus dari Hendropriyono saat hendak terjun ke dunia politik.
Baca juga : Taiwan Terbitkan Buku Pengenal Tentara China Dan Evakuasi Perang
“Karena saya yakin variabelnya beda. Mertua saya waktu di politik dulu variabel yang harus digeluti pasti kan beda dengan yang sekarang,” ucap dia.
Tapi Andika mengakui, dia belajar dari Hendropriyono. Juga, dari sang ayah. Keduanya punya karakter berbeda.
Baca juga : Jokowi Kasih Tebakan, Siapa Yang Bakal Jadi Pemenang Pilpres 2024?
Hendro, disebutnya sebagai sosok yang luwes. Sementara sang ayah, sebaliknya.
“Saya belajar dari dua-duanya. Bukan semata-mata saya belajar karena ingin masuk politik, nggak juga. Saya pelajari ‘oh itu yang bagus dan ini nggak bagus’,” kata Andika.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.