BREAKING NEWS
 

BP2MI Berangkatkan 61 PMI Ke Jerman Sepanjang Tahun 2023

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SRI NURGANINGSIH
Senin, 11 September 2023 20:41 WIB
Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani saat menyalami salah seorang PMI yang akan bekerja di Jerman. (Foto: Dok. BP2MI)

 Sebelumnya 
Ia menjelaskan, penempatan kerja seperti G to G ini harus digelorakan. Tujuannya agar mimpi anak-anak muda Indonesia yang ingin bekerja ke luar negeri dapat menjadi kenyataan.

Adsense

"Pihak Jerman saat ini sudah membantu langsung para PMI dengan memberikan pelatihan kepada mereka dan bahkan ada hal-hal tertentu yang sudah ditanggung pihak Jerman," imbuhnya.

Ke depannya menurut Benny, jika program G To G ini berjalan sukses, maka akan dikembangkan untuk menambah sektor lain. Seperti tenaga kerja pada manufaktur atau industri dan lain sebagainya.

Baca juga : REPDEM Bertekad Menangkan Ganjar Di Pemilu 2024

"Untuk sementara ini hanya perawat, mudah-mudahan nanti kita bisa menyodorkan proposal ke Jerman agar sektor pekerjaan lain dibuka, kita doakan saja, mudah-mudahan kita selalu memberikan yang terbaik untuk negara dan seluruh warga Indonesia," tutur politisi partai Hanura itu.

Benny juga memastikan perlindungan dan keselamatan kepada seluruh PMI selama berada di negara penempatan di bawah tanggung jawab Pemerintah Indonesia, sepanjang pemberangkatan yang dilakukan secara resmi.

Benny mengimbau kepada seluruh PMI yang diberangkatkan secara resmi untuk melaporkan kepada perwakilan KBRI di negara penempatan, bila mendapat perlakuan yang tidak nyaman dari perusahaan.

Baca juga : PUPR Targetkan 318 Km Jalan Nasional Baru Terbangun Di 2024

"Sebelum PMI berangkat ke negara penempatan, negara menjamin untuk melindungi dan memberikan keselamatan sampai tiba lagi di Indonesia, negara tidak akan membiarkan rakyatnya dalam kesusahan," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Benny juga mengingatkan bahwa pentingnya bagi calon PMI untuk berangkat bekerja ke luar negeri secara prosedural. Sehingga, mereka kelak bisa terhindar dari berbagai persoalan yang berpotensi menjerat PMI semasa di luar negeri.

Sebab, dengan begitu negara melalui BP2MI, bisa memberikan perlindungan secara optimal, dari ujung rambut hingga ujung kaki.

Baca juga : PNM Berangkatkan 233 Jamaah Umrah

"Bahwa mereka kalau berangkat dengan proses yang benar, resmi, prosedural, memiliki kapasitas, pelatihan dilalui, sertifikasi bahasa, lulus tes berhasil, mereka adalah duta bangsa dan negara hadir sejak awal sampai mereka kembali nanti. Sampai purna, sampai nanti kembali ke Tanah Air," pungkas Benny.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense