RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Jokowi meminta Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), agar tak hanya fokus menambal kekurangan biaya calon jemaah haji yang akan berangkat. Tetapi juga mampu memberikan nilai manfaat yang lebih besar, bagi calon jemaah haji yang menunggu antrean panjang. Dengan tetap memperhatikan sustainabilitas keuangan haji yang dikelola. Serta memperbesar kontribusi di bidang ekonomi syariah.
"Lebih baik lagi, kalau bisa berkontribusi pada pengembangan ekonomi syariah. Mengingat potensinya yang masih sangat besar sekali. Baik di sektor keuangan syariah, industri halal, dan sebagainya," ujar Jokowi saat membuka Raker dan Milad ke-6 BPKH di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/12/2023).
Baca juga : Jokowi Ingin Pemilu Hangat, Jangan Dikipasin, Jangan Dipanasin
Jokowi yakin, BPKH bisa menjalankan tugasnya dengan penuh amanah, penuh rasa tanggung jawab. Sehingga, penyelenggaraan ibadah haji semakin baik ke depannya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden ke-7 RI ini juga menyinggung soal pembentukan investment company, yang merupakan anak perusahaan BPKH.
Baca juga : BI DKI Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jakarta Yang Inklusif Dan Berkelanjutan
Menurutnya, investment company tersebut harus bisa mengefisienkan pengelolaan dana haji. Bukan malah menambah panjang birokrasi yang ada. Semuanya harus dikelola dengan profesional.
Untuk diketahui, pemerintah melalui Kementerian Agama dan DPR telah menetapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024, sebesar Rp 93,4 juta.
Baca juga : Inovasi Teknologi PHE Diharap Makin Ramah Lingkungan
Sebanyak 40 persen dari BPIH, dipenuhi dari hasil investasi dana haji yang dikelola BPKH.
"Sehingga, sekali lagi pengelolaan dana haji harus lebih inovatif. Pengawasan internalnya pun harus lebih ditingkatkan," tandas Jokowi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.