RM.id Rakyat Merdeka - Penjabat (Pj) Bupati Intan Jaya Apolos Bagau terus berupaya membangun Bumi Cendrawasih. Salah satunya, dengan meningkatkan kualitas putra putri Papua.
Apolos tengah berada di Jakarta untuk memberikan laporan pertanggungjawaban dirinya sebagai Pj Bupati Intan Jaya ke Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.
Di sela-sela agendanya, ia menemui sejumlah pihak untuk membangun daerahnya.
Salah satu yang ditemui mantan kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Tengah itu adalah Institut Pertanian Bogor (IPB).
Apolos ingin memastikan, mahasiswa asal Intan Jaya mendapatkan pendidikan yang berkualitas. Sebab itu, ia ingin menjalin kerja sama dengan Perguruan Tinggi Negeri yang terletak di Kota Bogor tersebut.
Baca juga : RS Premier Bintaro Siap Layani Kebutuhan Kesehatan Atlet Balap Indonesia
Nantinya, kerja sama akan dilakukan seputar pengembangan pendidikan dan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).
Mendengar keinginan ini, IPB menyambut baik. Mereka menyiapkan tempat bagi puluhan calon mahasiswa baru asal Kabupaten Intan Jaya untuk melanjutkan studi di kampus yang letaknya tak jauh dari Istana Kepresidenan Bogor tersebut.
Kata Apolos, kerja sama ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Intan Jaya sebagai bagian dari langkah afirmatif.
Sehingga, memungkinkan anak-anak dari orang asli Papua (OAP) bisa melanjutkan studi di universitas atau kampus-kampus terbaik di Indonesia.
“Ini bagian dari upaya kami agar anak-anak dari Intan Jaya bisa mengenyam pendidikan tinggi di kampus-kampus terbaik di Tanah Air. Setelah lulus bisa kembali ke Intan Jaya untuk sama-sama membangun daerah," jelas birokrat kelahiran Bilogai 47 tahun silam ini.
Baca juga : Teken Kerja Sama Dengan PHR, Elnusa Siap Pasok 35.000 Material Tubing OCTG
Ia juga sudah merencanakan kerja sama dengan sejumlah universitas lainnya di Pulau Jawa yang berfokus di bidang kesehatan. Tujuannya, agar banyak SDM yang mumpuni sebagai tenaga medis.
“Kabupaten Intan Jaya masih sangat kekurangan tenaga medis. Apalagi sering terjadi konflik yang membuat tenaga medis enggan masuk atau bekerja di Intan Jaya. Makanya harus banyak anak-anak asli Papua yang bisa diupayakan untuk mengisi kekosongan ini," harapnya.
Pemkab Intan Jaya juga telah memberikan bantuan pendidikan bersifat hibah kepada mahasiswa asal Intan Jaya yang sedang melanjutkan studi di Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Institut Kesehatan Immanuel.
Keduanya berada di Kota Bandung, Jawa Barat. Bantuan yang diberikan meliputi laptop, printer, hingga kuota internet.
Hal ini dilakukan agar mahasiswa asal Intan Jaya fokus pada pendidikannya, dan tidak terkendala pada persoalan mendasar yang kerap dialami mahasiswa perantau, termasuk dari Papua.
Baca juga : PDIP Dan PKS Satu Barisan Di Boyolali
“Saya berharap dengan bantuan yang diberikan, anak-anak dari Papua, khususnya dari Intan Jaya lebih fokus dalam menyelesaikan studi mereka. Para pelajar atau mahasiswa ini adalah aset daerah dan aset bangsa yang perlu mendapat perhatian penuh,” ungkap Apolos.
Dirinya juga akan terus mengidentifikasi sebaran dan di mana saja mahasiswa asal Intan Jaya untuk juga diberikan bantuan dan perhatian yang memadai dari Pemkab Intan Jaya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.