RM.id Rakyat Merdeka - Para investor menebar pujian setinggi langit akan keindahan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur yang terus digas oleh pemerintah. Namun, Presiden Jokowi tak mau silau dengan pujian tersebut. “Yang saya inginkan investasi,” tegas Presiden.
Hal itu disampaikan Jokowi di hari kedua berada di Kalimantan Timur (Kaltim). Presiden berada di Kaltim sejak Senin (3/6/2024). Kepala Negara lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menumpangi Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 14.40 WIB.
Jokowi dan rombongan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, Kaltim sekitar pukul 17.45 WITA. Setibanya di Kaltim, Jokowi memilih istirahat terlebih dulu sebelum berkegiatan esok harinya.
Baca juga : Pilih Kang Emil Untuk Jakarta, Gerindra Salip Golkar
Agenda Jokowi seharian kemarin cukup padat. Kegiatan Jokowi diawali dengan menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-17 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Balikpapan. Dalam kesempatan ini, Jokowi Jokowi langsung menyinggung soal IKN. Kata Jokowi, dirinya memiliki rencana besar untuk IKN. Dia bilang, IKN bakal menjadi contoh konkret dari visi kota hijau dunia. IKN akan menjadi ibu kota terhijau di dunia dengan konsep ‘Kota Nusantara Rimba’ yang benar-benar hijau.
“Jika kita konsisten dengan konsep awal pembangunan Ibu Kota Nusantara, kota ini akan menjadi ibu kota yang sangat hijau, ramah lingkungan, dan layak huni,” kata Jokowi yang disambut tepuk tangan peserta.
Jokowi lalu meminta kepada setiap kota di Indonesia untuk memiliki perencanaan yang jelas dan konsisten. Tujuannya, guna mengoptimalkan keunggulan masing-masing kota dan memastikan kelayakan huni yang tinggi. “Kota yang baik adalah kota yang ramah terhadap pejalan kaki, penyandang disabilitas, pesepeda, serta anak, dan perempuan,” ujarnya.
Baca juga : Di DPR, Sri Mulyani Memuji Program Makan Bergizi Gratis
Selepas menghadiri Rakernas Apeksi, Jokowi kemudian bergegas menuju Komplek IKN di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kaltim. Di sini, Jokowi meresmikan Persemaian Mentawir. Menurut dia, Persemaian Mentawir merupakan langkah penting dalam upaya Pemerintah melakukan rehabilitasi hutan dan penanaman kembali di Indonesia.
Jokowi mengatakan, Persemaian Mentawir memiliki kapasitas yang cukup besar. Sehingga mampu menampung hingga 15 juta bibit tanaman per tahun. Hal ini memungkinkan Indonesia untuk merehabilitasi hutan yang rusak dan mereklamasi bekas tambang dengan efisien.
“Pohon-pohon endemik, tanaman-tanaman endemik yang ada di Kalimantan, semuanya ada di Persemaian Mentawir ini. Baik meranti, kapur, tengkawang, ulin, bangkirai, dan juga ada bibit jambu-jambuan yang akan ditanam di beberapa titik untuk makanan satwa, makanan burung, sehingga muncul kembali satwa-satwa yang dulunya sudah berkurang atau nggak ada menjadi ada,” papar mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
Baca juga : Diusulkan Sebagai Ketua Harian, Puan Bisa Latihan Jadi Ketum PDIP
Selain itu, Jokowi juga menyebut pembangunan pusat plasma nutfah di dalam Persemaian Mentawir menandai langkah maju dalam konservasi keanekaragaman hayati. Biobank dan seed bank yang ada di persemaian tersebut akan menyimpan bibit-bibit tanaman penting seperti shorea dan dryobalanops, yang makin sulit ditemukan di alam liar.
Tak lama di Persemaian Mentawir, Jokowi lalu melanjutkan kunjungan kerjanya ke pusat jantung IKN. Dalam kesempatan ini, Jokowi melakukan beberapa peletakan batu pertama (groundbreaking). Di antaranya meresmikan pembangunan Astra Biz Center, Nusantara Botanical Garden dan Sekolah Islam Al Azhar Summarecon Nusantara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.