Sebelumnya
Dari Youtube dan rilis yang ditayangkan di portal Kementerian Kesehatan (29/06/2024), tampak suka cita pasien dan keluarganya seusai operasi dilaksanakan. Dokter dan perawat di RS Adam Malik Medan pun terlihat antusias dan kompak bekerja dengan dokter-dokter KSRelief.
“Kalau ada dokter asing yang masuk untuk menyelamatkan Indonesia, please support them. Let us be humble, let us realize pratically. Rather than wait for our babies to die, is better to have them to come and help us. Dan untuk dokter-dokter Indonesia, please learn from them. Saya sudah melihat, the productivity of the way they do operations,” ujar Menkes, saat itu.
Mereka, dokter-dokter asing itu datang untuk membantu menyelamatkan anak-anak kita, memberi harapan untuk orang tua yang ingin anaknya diselamatkan. Sekaligus menjadi tempat belajar bagi dokter-dokter Indonesia. Dokter-dokter asing dikirim ke daerah yang tenaga mediknya belum mencukupi atau belum mampu memberikan layanan yang dibutuhkan masyarakat. “Ini untuk mempercepat peningkatan kemahiran dokter-dokter kita. Agar kita bisa melakukan tindakan yang dibutuhkan masyarakat, sementara keahlian kita belum memadai di daerah-daerah tertentu,” katanya.
Baca juga : Dari Awal Banyak Kejanggalan, Semoga Bisa Dijadikan Pelajaran
Menkes Budi berterima kasih kepada Kerajaan Arab Saudi, teman dan kolega dari tim medis dan semua pihak yang membantu menyelamatkan anak-anak Indonesia. “Ini tidak hanya membuat para orang tua pasien bahagia, tapi juga berkontribusi bagi kemanusiaan,” tuturnya.
Dubes Arab Saudi Faisal Abdullah juga hadir di RS Adam Malik saat itu. Dia terlihat senang. Tim dari KSRelief bisa bekerja dan membaur dengan dokter-dokter Indonesia. Menurutnya, kerja sama ini adalah bantuan dan arahan langsung dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz dan Pangeran Muhammad bin Salman untuk Pemerintah Indonesia.
Direktur Utama RSUP Adam Malik dr Zainal Safri mengatakan, kehadiran dokter dari Arab Saudi sangat membantu menangani penyakit jantung di Medan. Memudahkan akses dan memberikan layanan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Baca juga : Guspardi Gaus: Sampaikan Saja, Nanti Kami Bongkar Di DPR
Penjabat Gubernur Sumatera Utara Agus Fatoni bersyukur dengan kedatangan KS Relief. “Semoga nanti semakin banyak dokter yang datang dan membantu anak-anak kami di sini, ditolong dan diselamatkan. Terimakasih Kerajaan Arab Saudi dan Pak Menteri, yang percaya hal ini bisa dilaksanakan di Sumatera Utara,” katanya.
Sumatera Utara adalah wilayah pertama yang bersedia menerima kedatangan dokter asing. Masih banyak daerah di Indonesia yang membutuhkan kehadiran dokter-dokter spesialis. Terutama di wilayah terpencil, terluar dan terpinggirkan. Bukan hanya untuk penyakit jantung. Tapi juga penyakit mematikan lainnya. Jumlah spesialis di Indonesia amat terbatas, sangat jauh di bandingkan kebutuhan masyarakatnya.
Mendatangkan banyak dokter dari luar negeri akan membantu menyelamatkan banyak nyawa manusia di Indonesia. Baiknya, kerjasama bukan hanya dengan Pemerintah Arab Saudi, tapi juga dengan negara-negara lain yang teknologi kesehatannya lebih maju. Ratna Susilowati/Kiki Iswara Darmayana
Baca juga : Idham Holik: Tantangan Kami Untuk Tingkatkan Kinerja
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 10 Juli 2024 dengan judul 12 Ribuan Anak Alami Penyakit Jantung Bawaan Dokter Asing Untuk Bantu Selamatkan Nyawa Indonesia
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.