BREAKING NEWS
 

Sambut Kedatangan Jemaah, Menag Minta Maaf dan Doakan Kemabruran

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 21 Juli 2024 13:32 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 65 Embarkasi Jakarta, di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu pagi (21/7/2024). (Foto: Dok. Kemenag)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menyambut kedataangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 63 Embarkasi Jakarta (JKG 63), di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Minggu pagi (21/7/2024). Atas nama Pemerintah, Menag menyampaikan terima kasih dan permohonan maaf kepada jemaah haji.

Jemaah JKG 63 mendarat di Bandara Soekarno Hatta sekitar pukul 06.40 WIB. Jemaah selanjutnya diantar ke Asrama Haji Pondok Gede dan sampai sekitar pukul 07.20 WIB. Total ada 388 jemaah dan 5 petugas haji asal DKI Jakarta. JKG 63 adalah kloter terakhir yang dilepas melalui Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta.

Penyambutan ditandai dengan pengalungan bunga oleh Menag kepada perwakilan jemaah haji JKG 63, yakni Sasdi Junaidi dan Iin Khodijah. "Selamat datang di Tanah Air. Selamat bertemu kembali dengan keluarga di rumah," ujar Menag.

"Kami atas nama Pemerintah memohon maaf jika selama memberikan pelayanan selama di Tanah Suci ada kekurangan di sana-sini. Kami mohon keikhlasannya untuk dimaafkan," sambungnya.

Baca juga : Dampak Judi Online Kian Meresahkan, Polri Diminta Tuntaskan Pemberantasan

Menag mendoakan jemaah haji Indonesia mendapatkan predikat haji yang mabrur dan mabrurah. "Pesan saya tolong dijaga kemabruran ini. Karena menjaga kemabruran tidak lebih mudah dibanding mencapai kemabruran itu sendiri," ucapnya.

Menag juga berharap mereka yang sudah kembali ke Tanah Air, mendoakan jemaah haji yang masih berada di Tanah Suci, termasuk jemaah yang wafat di Tanah Suci. "Semoga saudara kita yang wafat, husnul khatimah, diterima seluruh amal ibadahnya, dan mendapatkan tempat yang terbaik di sisi Allah," harapnya.

Adsense

Menag lalu menyapa dan menyalami jemaah, sembari bertanya tentang kondisi kesehatan jemaah, termasuk tentang berbagai layanan yang diberikan.

Sebelumnya, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief mengatakan, pelayanan yang diberikan petugas haji dilakukan sampai tuntas.

Baca juga : Hidupkan Kenangan Perjalanan, Sarirasa Grup Luncurkan Pantura

"Ini adalah sebuah perjuangan panjang yang tak kenal lelah. Kami mengucapkan beribu terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para petugas yang tak kenal lelah, baik di Tanah Suci maupun di tanah air," kata Hilman.

Selain kepada para petugas, apresiasi dari Pemerintah dan mitra kerja di Arab Saudi juga disampaikan kepada para jemaah haji Indonesia.

"Mereka berterima kasih kepada jemaah haji indonesia. Karena jemaah haji Indonesia adalah jemaah yang dianggap paling tertib dan disiplin dibanding jemaah lain. Mereka dengan senang hati melayani jemaah haji Indonesia," kata Hilman.

Hadir Sekjen Kemenag M Ali Ramdhani, Irjen Kemenag Faisal, Kepala Kanwil Kemenag DKI Jakarta Cecep Khoirul Anwar, seta pejabat Kemenag lainnya.

Baca juga : Jemaah Sambut Kepulangan Petugas Haji dengan Salawat Thala’al Badru ‘Alaina

Terkait kepuasan atas layanan haji tahun ini, diungkapkan Yumidah, salah satu jemaah Kloter 63 JKG. Yumidah mengaku, selama perjalanan 43 hari, secara umum tidak ada masalah dan kendala berarti. Ini membuatnya bisa menjalankan ibadah dengan nyaman dan khusyuk meski berhaji seorang diri.

"Enak, senang. Saya nikmat dan senang di sana (Tanah Suci). Hanya kalau bisa untuk menu makanannya tidak terlalu monoton, ganti-ganti gitu," pinta jemaah yang tinggal di Kebayoran Lama tersebut.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense