Sebelumnya
Anas mengatakan, Pemerintah Indonesia telah membuat kemajuan signifikan dalam integrasi layanan digital. Setelah melalui serangkaian rapat, kementerian kini siap mewujudkan keterpaduan layanan digital sebagai fondasi awal transformasi digital dalam pelayanan publik.
Sebelumnya, pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai, penyelenggaraan pemerintahan yang memanfaatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) memberikan efisiensi, ketimbang menambah nomenklatur kementerian.
“Sekarang pelayanan semuanya pakai SPBE, pelayanan berbasis elektronik atau berbasis digitalisasi. Buat apa banyak kementerian? Yang penting kan pelayanan cepat. Itu pakai sistem digital,” ujarnya.
Baca juga : Dicari, Gubernur Yang Bisa Turunkan Polusi!
Di media sosial X, kehadiran INA Digital rupanya ditunggu publik. Pasalnya, mereka ingin tahu manfaat dari GovTech milik Indonesia tersebut.
“INA Digital barang apaan lagi nih? sama kayak sistem terpadu satu pintu kah, hanya saja berbasis online di semua kementerian?” tanya akun @Pengelanamalamm44.
Sementara, akun @Catinboots5 meminta agar INA Digital tidak lemot dan sering error seperti layanan online berbasis aplikasi sejumlah Pemda dan kementerian.
Baca juga : Jelang Kontra Arab Saudi, Tim Garuda Siap Tempur
“Awas aja kali sering error. Ini bangunnya kan pakai uang pajak rakyat. Ya jangan sampai untuk login saja susah,” ujar dia, mengingatkan.
Akun @Karedokped3es berpendapat, bila semua layanan bisa dilakukan secara online, sebaiknya masyarakat tidak perlu lagi hadir ke kantor layanan umum bila ingin mengurus sesuatu.
“Misal saat mau bikin akte lahir anak atau ubah status BPJS, sebaiknya nggak perlu lagi harus datang ke kantor layanan untuk bawa berkas,” ujarnya.
Baca juga : Tenis US Open 2024, Aldila Dan Boppana Menyala
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 4 September 2024 dengan judul Bulan Ini Bakal Luncurkan 3 Layanan Terbatas, INA Digital Memudahkan Akses Untuk Masyarakat
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.