Sebelumnya
Dia menjelaskan, narasi komunikasi publik untuk Pilkada tahun 2024 adalah mengakomodasi perbedaan yang menjadi aset demokrasi, tetapi tidak boleh mengorbankan Pilkada damai.
“Ini penting sekali untuk betul-betul kami pastikan pesan ini bisa terserap ke masyarakat ataupun ke publik,” ucapnya.
Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri untuk memastikan informasi ini sampai ke semua warga negara.
“Harus menggunakan jangkauan yang dimiliki oleh rekan-rekan media massa,” bener Prabu.
Baca juga : PKB Libatkan Milenial Di Kepengurusan DPP
Dia mengapresiasi mediamorfosis, yakni perubahan entitas media dari media konvensional atau yang tradisional hingga masuk ke media baru.
“Saya berterima kasih kepada media massa yang bisa cepat adaptif untuk merangkul publik di berbagai platform,” tuturnya.
Adaptasi itu penting, lantaran audience di setiap platform berbeda. Tantangan yang dihadapi kini berbeda.
Jika dulu tantangannya adalah memastikan akses informasi hingga daerah 3T itu memiliki akses yang sama dengan kota.
Baca juga : Kemenkes Bakal Usut Tuntas Kasus Bullying
Maka kini, tantangannya bagaimana kita bisa menyampaikan informasi itu ke semua generasi.
Prabu bilang, ini tantangan yang menarik lantaran setiap generasi memiliki bahasa komunikasi yang berbeda-beda.
Karena itu, kementerian dan lembaga, atau institusi yang terkait dengan Pilkada dan juga media massa, harus related.
Jangan sampai, media yang memiliki tugas mulia untuk mengedukasi publik pesannya justru tidak sampai karena bahasa yang digunakan tidak related dengan generasinya.
Baca juga : Kades Dilarang Ikutan Kampanyekan Cakada
“Karena itu, saya sangat mengapresiasi media massa yang memiliki dorongan untuk masuk ke media baru,” ungkap Prabu. n JAR
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 5 September 2024 dengan judul Penyeimbang Di Era Disrupsi Informasi, Media Berperan Penting Wujudkan Pilkada Damai
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.