RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan startup di Indonesia terjun ke sektor yang belum banyak dilirik pelaku usaha, antara lain pertanian dan perikanan. Pasalnya, kedua sektor itu memiliki potensi keekonomian, baik bagi perusahaan maupun negara.
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, sektor pertanian dan perikanan Indonesia tumbuh 3 persen sepanjang 2023. Di tahun yang sama, total nilai pasar kedua sektor itu juga mencapai 159 juta dolar Amerika Serikat (AS).
Nilai pasar dan pertumbuhan yang baik, kata Budi Arie, bisa membawa perusahaan startup menceburkan diri ke sektor pertanian dan perikanan nasional. Dengan begitu, pertumbuhan kedua sektor ini bisa semakin tinggi.
Baca juga : Catat, Nih 11 Larangan Kampanye Di Jakarta
“Pemerintah harus mengakui, dua sektor ini sangat penting bagi percepatan ekonomi negara. Saya mengharapkan setiap peserta startup memperhatikan sektor-sektor potensial ini,” ujar Budi Arie dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (26/9/2024).
Menurut dia, perusahaan startup bisa mencoba menggarap sektor pertanian dan perikanan dengan menerapkan teknologi paling baru. Dia meyakini, dukungan yang baik akan membuat kedua sektor itu semakin produktif dan efisien.
“Tantangan lain di sektor ini, yang harusnya bisa jadi peluang, seperti rantai pasok yang panjang dan bagaimana agar pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan,” imbuhnya.
Baca juga : Beringin Happy Banget
Lebih lanjut, Budi Arie mengungkapkan, sejumlah startup di luar negeri, seperti Aquaconnect dari India, Yalelo dari Zambia dan Arado dari Brazil, telah membuktikan, bisnis di kedua sektor ini sangat menjanjikan.
Perusahaan startup yang sudah sukses bisa dijadikan role model untuk mengatasi masalah-maslaah paling mendesak, seperti produktivitas, rantai pasokan dan keberlanjutan.
Belum lagi soal platform mekanisasi dan pasar digital yang jadi model bisnis utama untuk Agritech.
Baca juga : Warga Dititipi Ember Isi Telur Nyamuk Wolbachia
Sedangkan untuk Aquatech, dengan meningkatnya permintaan ekonomi biru, startup dimanfaatkan untuk mengembangkan berbagai layanan, dari pasar digital hingga pengelolaan sampah. Ini bisa diterapkan di Indonesia.
Ketua Nexticorn Foundation Rudiantara meyakini kualitas startup di Indonesia akan makin membaik. Di era pemerintahan baru, jumlah startup di Indonesia diyakini semakin bertambah dan merambah ke berbagai hal termasuk pertanian dan perikanan.
“Hal ini jadi modal bagus jika didukung berbagai pemangku kepentingan dan lembaga keuangan. Indonesia ini dikenal sebagai ekosistem startup terbaik kedua di Asia Tenggara,” ujar Rudi-sapaan Rudiantara.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.