BREAKING NEWS
 

Potensi Ekonominya Tinggi

Startup Didorong Merambah Sektor Pertanian Dan Perikanan

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Jumat, 27 September 2024 07:25 WIB
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong perusahaan-perusahaan startup di Indonesia terjun ke sektor yang belum banyak dilirik pelaku usaha, antara lain pertanian dan perikanan. Pasalnya, kedua sektor itu memiliki potensi keekonomian, baik bagi perusahaan maupun negara.

Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi menyatakan, berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, sektor pertanian dan perikanan Indonesia tumbuh 3 persen sepan­jang 2023. Di tahun yang sama, total nilai pasar kedua sektor itu juga mencapai 159 juta dolar Amerika Serikat (AS).

Nilai pasar dan pertumbuhan yang baik, kata Budi Arie, bisa membawa perusahaan startup menceburkan diri ke sektor per­tanian dan perikanan nasional. Dengan begitu, pertumbuhan kedua sektor ini bisa semakin tinggi.

Baca juga : Catat, Nih 11 Larangan Kampanye Di Jakarta

“Pemerintah harus mengakui, dua sektor ini sangat penting bagi percepatan ekonomi neg­ara. Saya mengharapkan setiap peserta startup memperhatikan sektor-sektor potensial ini,” ujar Budi Arie dalam keteran­gan resminya, dikutip Kamis (26/9/2024).

Menurut dia, perusahaan start­up bisa mencoba menggarap sektor pertanian dan perikanan dengan menerapkan teknologi paling baru. Dia meyakini, du­kungan yang baik akan mem­buat kedua sektor itu semakin produktif dan efisien.

“Tantangan lain di sektor ini, yang harusnya bisa jadi pelu­ang, seperti rantai pasok yang panjang dan bagaimana agar pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan,” imbuhnya.

Baca juga : Beringin Happy Banget

Lebih lanjut, Budi Arie men­gungkapkan, sejumlah startup di luar negeri, seperti Aquaconnect dari India, Yalelo dari Zambia dan Arado dari Brazil, telah membuktikan, bisnis di kedua sektor ini sangat menjanjikan.

Perusahaan startup yang su­dah sukses bisa dijadikan role model untuk mengatasi masalah-maslaah paling mendesak, sep­erti produktivitas, rantai pasokan dan keberlanjutan.

Belum lagi soal platform me­kanisasi dan pasar digital yang jadi model bisnis utama untuk Agritech.

Baca juga : Warga Dititipi Ember Isi Telur Nyamuk Wolbachia

Sedangkan untuk Aquatech, dengan meningkatnya permin­taan ekonomi biru, startup di­manfaatkan untuk mengem­bangkan berbagai layanan, dari pasar digital hingga pengelolaan sampah. Ini bisa diterapkan di Indonesia.

Adsense

Ketua Nexticorn Foundation Rudiantara meyakini kualitas startup di Indonesia akan makin membaik. Di era pemerintahan baru, jumlah startup di Indonesia diyakini semakin bertambah dan merambah ke berbagai hal ter­masuk pertanian dan perikanan.

“Hal ini jadi modal bagus jika didukung berbagai pemangku kepentingan dan lembaga keuan­gan. Indonesia ini dikenal seb­agai ekosistem startup terbaik kedua di Asia Tenggara,” ujar Rudi-sapaan Rudiantara.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense