RM.id Rakyat Merdeka - Masyarakat berhak mendapatkan pendidikan. Karena itu, upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia akan terus dilanjutkan.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan, langkah yang akan dilakukan untuk memperluas akses pendidikan, antara lain menambah jumlah satuan pendidikan formal di daerah.
Pihaknya juga berencana membangun rumah belajar terutama di daerah-daerah yang sangat membutuhkan.
“Pemenuhan hak pendidikan warga negara dapat diwujudkan melalui pendirian unit sekolah baru dan memperbanyak rumah belajar non-formal,” ujar Mu’ti saat memberi keterangan pers di kantornya, Jakarta, Jumat (25/10/2024).
Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menilai, pembangunan sekolah formal dan non-formal akan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yang tinggal di daerah terpencil.
Baca juga : Pramono Agendakan Sarapan Nasi Uduk
Bahkan, kelompok difabel serta kelompok masyarakat yang terpinggirkan juga ikut merasakan manfaatnya.
“Keinginan kami nanti, nggak ada warga negara yang kehilangan hak pendidikan karena masalah tempat tinggal, keadaan fisik, atau sebab-sebab lain yang membuat mereka tidak mendapatkan pelayanan pendidikan,” harapnya.
Dalam tahap awal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan mengerahkan tim untuk melakukan pendataan di berbagai daerah.
Dari pendataan ini akan diketahui jumlah anak yang membutuhkan pendidikan dan berapa banyak sekolah atau rumah pendidikan yang akan dibangun.
Mu’ti mengatakan, data tersebut hanya menyasar anak-anak usia sekolah yang belum mendapatkan akses pendidikan.
Baca juga : Kementan Siapkan Dua Skema Khusus
Selain memperluas akses, Mu’ti menyoroti bahwa kualitas pendidikan juga ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memenuhi standar.
Dia menyebut bahwa Presiden telah menekankan anggaran pendidikan harus diprioritaskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan pembangunan ruang kelas dan perbaikan fasilitas pendidikan dapat berjalan efektif," jelasnya.
Mu’ti menegaskan, dalam sektor pendidikan langkah konkret sangat penting sehingga rencana yang telah disusun harus benar-benar mampu menghadirkan layanan bermutu dan merata bagi seluruh anak.
“Langkah kami adalah mengembangkan layanan pendidikan berkualitas untuk semua, sejalan dengan kebijakan quick win Presiden Prabowo,” terangnya.
Baca juga : Bawaslu Telusuri Pelanggaran Kampanye Calon Bupati Mesuji
Selain itu, peningkatan kualitas guru juga menjadi fokus utama Kemendikdasmen. Pertama, peningkatan kualitas guru matematika yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan numerasi murid.
Kedua, peningkatan kualitas guru IPA, sesuai dengan prioritas Pemerintah untuk peningkatan kemampuan siswa dalam bidang sains dan teknologi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.