BREAKING NEWS
 

Perluas Layanan Pendidikan

Mendikdasmen Tambah Sekolah Dan Rumah Belajar

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 26 Oktober 2024 07:35 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti . (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat berhak mendapatkan pendidikan. Karena itu, upaya pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia akan terus dilanjutkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengungkapkan, langkah yang akan dilakukan untuk memperluas akses pen­didikan, antara lain menambah jumlah satuan pendidikan formal di daerah.

Pihaknya juga berencana membangun rumah belajar ter­utama di daerah-daerah yang sangat membutuhkan.

“Pemenuhan hak pendidikan warga negara dapat diwujudkan melalui pendirian unit sekolah baru dan memperbanyak rumah belajar non-formal,” ujar Mu’ti saat memberi keterangan pers di kantornya, Jakarta, Jumat (25/10/2024).

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menilai, pembangunan sekolah formal dan non-formal akan dirasakan manfaatnya bagi ma­syarakat yang tinggal di daerah terpencil.

Baca juga : Pramono Agendakan Sarapan Nasi Uduk

Bahkan, kelompok difabel serta kelompok masyarakat yang terpinggirkan juga ikut merasakan manfaatnya.

“Keinginan kami nanti, nggak ada warga negara yang kehilangan hak pendidikan karena masalah tempat tinggal, keadaan fisik, atau sebab-sebab lain yang membuat mereka tidak mendapatkan pelayanan pendi­dikan,” harapnya.

Dalam tahap awal, Kemen­terian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan mengerahkan tim untuk melakukan pendataan di berbagai daerah.

Dari pendataan ini akan diketahui jumlah anak yang mem­butuhkan pendidikan dan berapa banyak sekolah atau rumah pendidikan yang akan dibangun.

Mu’ti mengatakan, data tersebut hanya menyasar anak-anak usia sekolah yang belum mendapatkan akses pendidikan.

Baca juga : Kementan Siapkan Dua Skema Khusus

Selain memperluas akses, Mu’ti menyoroti bahwa kualitas pendidikan juga ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasa­rana pendidikan yang memenuhi standar.

Dia menyebut bahwa Presiden telah menekankan anggaran pendidikan harus diprioritaskan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kami akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk memastikan pembangunan ruang kelas dan perbaikan fasili­tas pendidikan dapat berjalan efektif," jelasnya.

Mu’ti menegaskan, dalam sek­tor pendidikan langkah konkret sangat penting sehingga rencana yang telah disusun harus benar-benar mampu menghadirkan layanan bermutu dan merata bagi seluruh anak.

“Langkah kami adalah mengembangkan layanan pendidikan berkualitas untuk semua, sejalan dengan kebijakan quick win Presiden Prabowo,” terang­nya.

Baca juga : Bawaslu Telusuri Pelanggaran Kampanye Calon Bupati Mesuji

Selain itu, peningkatan kuali­tas guru juga menjadi fokus utama Kemendikdasmen. Per­tama, peningkatan kualitas guru matematika yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan numerasi murid.

Adsense

Kedua, peningkatan kualitas guru IPA, sesuai dengan prioritas Pemerintah untuk peningkatan kemampuan siswa dalam bidang sains dan teknologi.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense