BREAKING NEWS
 

Perluas Layanan Pendidikan

Mendikdasmen Tambah Sekolah Dan Rumah Belajar

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 26 Oktober 2024 07:35 WIB
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti . (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
Ketiga, peningkatan Bimbingan Konseling (BK) melalui dua pendekatan, yaitu peningka­tan kualitas guru BK dan pela­tihan untuk guru-guru bidang studi untuk memiliki kemam­puan konseling.

Jadi, kata Mu’ti, pendidi­kan tidak sekadar mengajarkan dan mentransformasikan ilmu. Tetapi juga berkaitan dengan pemenuhan nilai dalam setiap bidang studi.

Selain itu, Mu’ti juga menyampaikan terkait peningkatan gaji dan kesejahteraan guru di tahun 2025.

Dia menilai, peningkatan kesejahteraan ini sangat erat kai­tannya dengan peningkatan kualitas pendidikan.

Harapannya, kesejahteraan guru yang meningkat bisa diikuti semangat serta metode pendidi­kan yang baik.

Baca juga : Pramono Agendakan Sarapan Nasi Uduk

“Dengan guru yang berkuali­tas, maka proses dan hasil pem­belajaran pun akan berkualitas,” imbuhnya.

Mu’ti juga menyinggung soal pendidikan vokasi. Dia menyatakan, pendidikan vokasi akan lebih dikembangkan ke arah pendidikan teknologi yang tinggi, namun tetap berbasis pada kekayaan alam Indonesia,

Selain untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan para murid SMK, Kemendikdas­men bisa melanjutkan kolaborasi dengan mitra-mitra perusahaan dan UMKM yang memiliki usaha tertentu.

“Ini untuk pemanfaatan po­tensi lokal kita yang kaya,” paparnya.

Selain itu, Mu'ti mengungkap­kan komitmennya menjadikan kantor kementerian sebagai rumah pendidikan dan layanan publik yang Responsif, Akunta­bel, Melayani, Adaptif dan Har­monis atau disingkat RAMAH.

Baca juga : Kementan Siapkan Dua Skema Khusus

Sebagai rumah pendidikan, kantor akan terbuka untuk bera­gam isu atas kebijakan. Beragam isu yang ditampung nantinya akan didiskusikan dan dibahas lebih lanjut untuk menjawab tantangan.

“Ini upaya kami memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kualitas pendidikan,” tandas Mu’ti.

Terpisah, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian men­dukung upaya Pemerintah mem­perluas akses pendidikan yang merata hingga meningkatkan kesejahteraan para guru.

Menurutnya, layanan pendidi­kan merata juga harus diimbangi kesejahteraan para pengajar.

“Para pendidik termasuk dosen masih memiliki banyak keluhan soal kesejahteraan dan perlindungannya,” ujarnya.

Baca juga : Bawaslu Telusuri Pelanggaran Kampanye Calon Bupati Mesuji

Dia memastikan, Komisi X DPR berkomitmen tetap mem­perhatikan daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) agar mendapat perhatian lebih dalam layanan pendidikan.

“Permasalahan kondisi pendi­dikan di daerah 3T menjadi hal utama yang harus ditingkatkan,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense