Sebelumnya
Tepisah, Wakil Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Gusrizal mengatakan, pihaknya mendukung seluruh program Kabinet Merah Putih yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Salah satunya, program swasembada pangan.
“Kami akan menjalankan strategi yang adaptif, inovatif dan berkelanjutan demi mewujudkan komitmen tersebut. Dengan dukungan Pemerintah dan kolaborasi erat dengan petani, kami dapat membantu petani mengoptimalkan hasil panen dan mencapai swasembada pangan yang berkelanjutan,” ucapnya.
Salah satu langkah konkret yang diambil perusahaan, sambung Gusrizal, menerapkan sistem digitalisasi end-to-end dalam proses produksi hingga distribusi pupuk, yang disebut dengan I-Pubers.
Baca juga : Dirut BRI Dipuji Senayan
“Melalui I-Pubers, Pupuk Indonesia dapat memantau dan mengontrol seluruh rantai distribusi, sehingga pupuk dapat disalurkan tepat waktu dan sesuai kebutuhan petani di berbagai daerah,” imbuhnya.
Keputusan Kementan mem-blacklist empat perusahaan pupuk palsu mendapat banyak apresiasi dari netizen di media sosial X.
“Para pembuat dan pengedar pupuk palsu harus diseret ke ranah hukum. Gara-gara ulah mereka, petani jadi merugi dan kualitas tanah atau ladangnya jadi rusak,” cuit akun @makaroni4141.
Baca juga : Pangan Subsidi Lenyap, Warga Curiga Dibeli Calo
“Daripada perusahaan pembuat pupuk palsu muncul lagi, sebaiknya seluruh perusahaan pupuk diaudit, baik pada proses dan hasil produksinya,” usul akun @gulojooowo_.
“Sudah lah. Paling benar pakai pupuk organik. Bahannya muda dicari dan prosesnya bisa dilakukan di rumah. Harusnya, Pemerintah bisa mendorong itu,” timpal akun @ikkankemmbung.
Akun @bertigasajaacukup menyatakan, Pemerintah juga harus memperhatikan perlindungan lahan agar target swasembada dapat dicapai dan berkelanjutan.
Baca juga : Buru Kemenangan Perdana Amorim
“Jangan terlalu fokus pada pupuk dan alat pertanian. Kalau kita datang ke kampung-kampung, banyak loh lahan pertanian yang berubah jadi restoran atau hunian. Jika ini terus dibiarkan, swasembada hanya akan jadi mimpi,” tegasnya.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis, 28 November 2024 dengan judul Edarkan Produk Palsu, 4 Perusahaan Pupuk Di-blacklist Kementan
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.