BREAKING NEWS
 

Bangun Ekosistem Bisnis Berkelanjutan

Pemerintah Terus Cetak Para Wirausahawan Baru

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Minggu, 22 Desember 2024 07:35 WIB
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita memastikan, upaya pembentukan ekosistem bisnis yang berkelanjutan terus dibangun Pemerintah. Ini demi mencetak dan mengembangkan wirausaha baru dan mendukung industri nasional.

Salah satu upaya yang dilakukan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) dalam membentuk ekosistem bisnis tersebut adalah membuat Incu­bator Development And Entre­preneurship Advancement Expo (IDEA Expo) 2024 di kantor Kemenperin, Jakarta pada 18-20 Desember 2024.

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI), Masrokhan mengatakan, keberhasilan program tersebut bukan hanya milik Kemenperin, tetapi juga milik seluruh pelaku industri yang telah berkontribusi.

Ia mengatakan, penciptaan wirausaha baru yang kompeti­tif dan kolaboratif merupakan salah satu fokus Kemenperin. Berbagai program kegiatan dijalankan untuk mendukung industri dalam negeri.

“Sehingga (wirausaha baru) mampu berkontribusi dalam ekosistem industri nasional serta mendukung transformasi teknologi 4.0,” kata Masrokhan dikutip, di Kantor Kemen­perin, Jakarta, dikutip Sabtu (21/12/2024).

Masrokhan menjelaskan, se­lain menampilkan inovasi dan produk, IDEA Expo 2024 juga menggelar kegiatan lain yang bertujuan meningkatkan kolaborasi antara Kemenperin dengan mitra industri.

Baca juga : PKB Setuju Pilgub Lewat DPRD

“Ada talk show inspiratif, workshop. Selain itu juga ada penandatanganan MoU dan komit­men kolaborasi,” ungkapnya.

Dalam kegiatan ini terdapat pameran produk hasil inkubator bisnis binaan Kemenperin dari berbagai daerah.

Seperti fesyen, otomotif, furni­ture, alas kaki, elektronik, pengolahan kopi, digital, animasi serta makanan dan minuman.

Masrokhan merinci jumlah tenant inkubator bisnis di Balai Diklat Industri (BDI) Kemen­perin. Menurutnya, sepanjang tahun 2024 terdapat 66 tenant inkubator bisnis dengan 449 jumlah karyawan yang tersebar di tujuh BDI.

Adsense

“Tenant inkubator bisnis terse­but di antaranya bergerak di bidang tekstil dan produk tekstil (TPT), makanan dan minuman, industri kreatif, elektronika, oto­motif, dan lain-lain,” bebernya.

Masrokhan berharap, kegiatan ini dapat menciptakan kolaborasi yang lebih kuat dan lebih luas antara BPSDMI Kemen­perin dengan para pelaku usaha industri dan mitra-mitra kerja sama lainnya.

Baca juga : Penurunan Prevalensi Perokok Sulit Dicapai

“Karena SDM yang kompeten dan berdaya saing merupakan kunci kita untuk mewujudkan cita-cita menjadi negara yang maju,” ingat Masrokhan.

Untuk diketahui, Inkubator Bisnis merupakan suatu proses pembinaan, pendampingan, dan pengembangan yang diberikan kepada peserta atau tenant.

Dalam pelaksanaannya, Inku­bator Bisnis akan melalui tiga ta­hap, yakni pra inkubasi, inkubasi dan pasca inkubasi.

“Mulai pemilihan, pendampingan dan pengembangan sam­pai pemantauan serta fasilitasi permodalan,” tururnya.

Menperin Agus Gumiwang mengapresiasi IDEA Expo 2024 dan program inkubator bis­nis yang diselenggarakan oleh BPSDMI, yang telah meng­hasilkan wirausaha-wirausaha industri muda di berbagai sektor.

Agus menyatakan, lewat ke­giatan ini ditunjukkan bahwa pembangunan SDM untuk men­dukung pertumbuhan industri, tidak hanya dapat dilakukan me­lalui pendidikan dan pelatihan.

Baca juga : Golkar Deklarasi Usung Mantan Wakil Wali Kota Pangkalpinang

“Tetapi juga melalui penyelenggaraan inkubator bisnis,” tutur Agus.

Pembangunan SDM melalui inkubator bisnis tidak hanya menghasilkan SDM industri yang kompeten dan siap kerja, tetapi juga melahirkan wirausaha-wirausaha baru industri yang menciptakan nilai tambah (value added creation) dan la­pangan kerja bagi masyarakat (job creation).

“Hal yang sangat fundamental bagi pengembangan industri,” tegas Menperin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense