RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman meninjau kegiatan Panen Raya bertemakan, ‘Akselerasi Menuju Indonesia Swasembada Pangan’ di Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Selasa (7/1/2025).
Amran tampak takjub. Dia bahkan berulang kali mengapresiasi capaian Kabupaten Bangkalan atas produksi 7,4 ton per hektar di atas lahan dengan luas panen mencapai 65 hektar yang dikelola Gapoktan Ngarokse Tane II tersebut.
Mentan bersama Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya, melaksanakan panen padi menggunakan combine harvester.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam Gerakan Nasional Ketahanan Pangan Merah Putih, sebuah upaya strategis mewujudkan swasembada pangan nasional.
Dalam sambutannya, Mentan Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk segera merealisasikan target swasembada pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto.
“Seperti arahan Bapak Presiden, kita harus swasembada kurun waktu sesingkat-singkatnya, secepat-cepatnya. Kalau seluruh kabupaten bergerak seperti Bangkalan, target ini pasti terwujud,” tegasnya.
Baca juga : DPR & Kemenag Sepakati Ongkos Haji Rp 55 Juta, Menag Ingin Semua Jemaah Bisa Tersenyum
Dia menyatakan, dengan sentuhan teknologi seperti alat mesin pertanian dan pompanisasi, di Bangkalan telah terjadi peningkatan produktivitas luar biasa melalui penerapan pola tanam intensif.
Peningkatan indeks pertanaman (IP) di Bangkalan, disebutnya luar biasa, yakni dari IP1 menjadi IP2, bahkan IP3. Artinya, tanam satu kali menjadi tiga kali, atau tanam dua kali menjadi tiga kali.
“Naiknya mencapai 51 persen, dari 49 ribu hektare menjadi 74 ribu hektare pada 2025,” jelasnya.
Ia juga memuji kolaborasi berbagai pihak di Bangkalan, termasuk pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) yang disalurkan Kementerian Pertanian.
Pada kesempatan ini, Mentan juga menyalurkan bantuan 14 alat dan mesin pertanian (alsintan) traktor senilai Rp 1,84 miliar guna meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
“Pompa yang (sudah) kita kirim sangat produktif, alat mekanisasi seperti combine harvester dan traktor juga sangat efektif. Kolaborasi di Bangkalan ini luar biasa dan patut dicontoh oleh daerah lain,” tutur Amram.
Baca juga : Menteri Dody Kejar Swasembada Pangan
Kementerian Pertanian menyerahkan bantuan alsintan prapanen program tahun anggaran 2025 kepada Pemkab Bangkalan dengan rincian empat unit traktor roda empat, 10 unit traktor roda dua dengan total senilai Rp 1.840.000.000 (Rp 1,8 miliar).
Menurut Mentan, Kabupaten Bangkalan menunjukkan capaian luar biasa dalam sektor pertanian setelah sebelumnya menerima berbagai bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), seperti pompa hingga alat panen dan tanam dari Kementerian Pertanian tahun anggaran 2024.
Sementara Wamendagri Bima Arya, menekankan pentingnya peran kepala daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Kita pastikan semua kepala daerah paham kebutuhan di lapangan dan mampu berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti TNI, Polri, dan petani,” ujarnya.
Tahun ini, 2 juta hektare lahan irigasi akan dibangun. Jika ini selesai dengan baik, eks Wali Kota Bogor itu yakin, swasembada pangan bisa terwujud dalam dua tahun ke depan.
Pada kesempatan itu, Penjabat (Pj) Bupati Bangkalan, Arief M. Edie, mengapresiasi dukungan Kementerian Pertanian yang telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan produksi padi.
Menurutnya, dengan bantuan combine harvester, traktor, dan pompa dari Kementan, pihaknya bisa meningkatkan produktivitas dari dua kali panen menjadi tiga hingga empat kali panen.
“Bahkan, saat ini kami surplus pangan hingga delapan bulan ke depan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, luas lahan pertanian di Bangkalan kini mencapai 29 ribu hektare, yang sebagian besar adalah sawah tadah hujan. Namun, berkat dukungan irigasi dan pompa, hasil panen terus meningkat.
“Kami optimis bisa membuktikan target swasembada pangan nasional,” tegasnya.
Panen padi ini tidak hanya menjadi bukti nyata kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah, tetapi juga menunjukkan bagaimana teknologi, strategi, dan kolaborasi dapat mengakselerasi pencapaian target swasembada pangan di Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.