BREAKING NEWS
 

Atasi Backlog 9,9 Juta, Menteri Ara Ajak Mandiri Group Bersinergi

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Sabtu, 8 Februari 2025 10:05 WIB
Menteri PKP, Maruarar Sirait

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah mendorong lembaga keuangan, yang tergabung dalam Mandiri Grup mendukung aksesibilitas pembiayaan perumahan yang lebih luas, terutama bagi kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terjangkau oleh skema perbankan konvensional.

Kolaborasi ini sangat penting guna mewujudkan program 3 juta rumah di pemerintahan Prabowo-Gibran.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait pada acara Board Forum Q4 2024 guna membahas inovasi dan kolaborsi sektor perbankan dan kebijakan perumahan bagi masyarakat di Bogor, Jawa Barat, Jumat (7/2). 

Dalam arahnnya, Menteri Ara menekankan pentingnya peran lembaga keuangan dalam mendukung aksesibilitas perumahan bagi masyarakat, terutama dalam hal pembiayaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. 

Baca juga : Lantik Pejabat Baru, Menteri Ara Ingatkan Antikorupsi: Saya Juga Siap Ditahan

"Ketersediaan hunian yang layak dan terjangkau menjadi prioritas Pemerintah. Dengan keterlibatan sektor perbankan, kita dapat menghadirkan solusi inovatif dalam pembiayaan perumahan," ujarnya. 

Dikatakan Menteri Ara, dengan berkolaborasi untuk mencapai tujuan 3 juta rumah bagi masyarakat Indonesia bukan hal yang mustahil. 

Menurutnya, lembaga keuangan, seperti Mandiri Grup dapat memetakan peluang bisnisnya sekaligus meningkatkan keterjangkauan masyarakat di sektor tersebut. 

Adsense

"Karena backlognya masih 9,9 juta. Jadi 3 juta yang akan kita kerjakan ini bukan hal yang mustahil," ujarnya. 

Baca juga : Bertemu Di Balaikota Jakarta, Teguh Dan Bima Arya Bahas Dewan Aglomerasi

Dalam paparannya, Menteri Ara juga menyampaikan pada periode 20 Oktober 2024-3 Februari 2025, realisasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi telah mencapai 91,665 unit rumah. 

Angka tersebut, menurutnya, bisa terus meningkat apabila seluruh pemangku kepentingan bisa terlibat bersama dalam menjalankan program 3 juta rumah. 

"Yang terpenting sekarang ini adalah kolaborasi dengan bagaimana bisa mengintervensi banyak pihak untuk menjalankan visi yang sama. Kebijakan yang cepat dan mudah bagi masyarakat," katanya . 

Menteri Ara menjelaskan, di tengah situasi adanya efisiensi pada anggaran Kementerian PKP yang sebelumnya sebesar Rp5,27 triliun harus terpangkas menjadi Rp 1,6 Triliun dibutuhkan kreativitas dalam menjalankan program 3 juta rumah. 

Baca juga : Audiensi Dengan Moonton, Menekraf Inginkan Game Lokal Bersaing Di Kancah Global

"Kalau saya berpikir normatif dengan jumlah anggaran yang ada bisa saja saya kerjakan program itu apa adanya. Tetapi, ini menjadi tantangan baginya  untuk berkreativitas dan berinovasi untuk tetap survive supaya maayarakat bisa punya rumah," ujar Ara. 

Sementara Direktur Utama Bank Mandiri, Darmawan Junaidi menyatakan, kesiapannya untuk terus berpartisipasi dan dapat berkontribusi maksimal pada program pemerintah khususnya program 3 juta rumah. 

"Banyak program yang bisa kita inline kan. Kita akan terus berpartisipasi pada program nasional dengan menciptakan solusi yang holistik," ucapnya. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense