Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Program 3 Juta Rumah
Bersama Aguan, Menteri Ara Siapkan 250 Hunian Gratis Tipe 60/36 Di Tangerang
Jumat, 1 November 2024 16:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Gerakan nasional gotong royong bangun rumah untuk rakyat yang digagas Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai direalisasikan dengan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah gratis bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (1/11)
Lahan seluas 2,5 Hektare (Ha) ini merupakan hibah dari PT Bumi Samboro Sukses yang diperuntukan untuk membantu program pembangunan 3 juta rumah di pemerintahan Prabowo- Gibran.
Peletakan batu pertama pembangunan rumah gratis bagi MBR tersebut, dipimpin langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Wamen PKP, Fahri Hamzah, yang dihadiri Pj Gubernur Banten Al Muktabar, Dirjen Perumahan Iwan Suprijanto, Sugianto Kusuma (Aguan) selaku Direktur Utama PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sekaligus CEO Agung Sedayu Grup dan Dirut BTN, Nixon LP Napitupulu.
Dalam sambutannya, Menteri PKP, Maruarar Sirait mengatakan, tanah tersebut merupakan hibah dari PT Bumi Samboro Sukses yang sebagian merupakan miliknya.
"Jadi tanahnya ini sebagian punya saya, sebagian punya perusahaan. Sebagai menteri harus memberi contoh gotong royong," kata Bang Ara, sapaan Maruarar Sirait.
Dikatakan Ara, rumah gratis yang dibangun sebanyak 250 unit dengan tipe 60/36 tersebut, akan diperuntukkan untuk MBR yang belum mempunyai rumah dari berbagai kategori, seperti Guru, TNI/Polri dan ASN yang berpangkat dan bergaji rendah, termasuk para milenial yang bergaji rendah, serta rakyat kecil dengan penghasilan tidak tetap.
"Nanti kita akan lengkapi dengan sekolah dan tempat ibadah. Seleksi dan kriteria calon penerimanya berproses seiring pembangunan, pasti peminatnya banyak sekali. Untuk itu, saya pesan yang akan menyeleksi calon penerima harus tahu lapangan dengan kriteria yang ketat," kata Menteri Ara.
Menurutnya, lokasi rumah gratis ini akan dijadikan percontohan dari gerakan gotong royong pembangunan rumah gratis bagi MBR, terutama juga karena lokasinya yang tidak jauh dari Bandara Soekarno-Hatta.
Baca juga : Target 3 Juta Rumah, Menteri Ara Ingatkan Jajaran PKP Hindari Korupsi
"Kita akan kolaborasi dengan berbagai pihak. Saya sudah bertemu sejumlah pengembang, mulai dari Pak Aguan dari Agung Sedayu, Boy Tohir dari Adaru, Prayoko dari Barito Grup, Franki Wijaya dari Sinar Mas, Laurence dari Harum Energi, juga tadi sudah ada yang menawarkan tanah di Palangkaraya dan Kalimantan Barat untuk dibangun rumah," ujarnya.
Sugianto Kusuma alias Aguan, selaku Direktur Utama PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sekaligus CEO Agung Sedayu Grup yang akan terlibat membangun rumah gratis tersebut mengatakan, bahwa Agung Sedayu Grup selalu mendukung program Pemerintah untuk membangun rumah bagi rakyat kecil.
"Agung Sedayu sudah membantu bangun rumah untuk rakyat sekitar 6.800 rumah. Sehingga lewat pencanangan ini oleh Pak Menteri yang sesuai perintah Presiden, kami langsung menyatakan dukungan bantuannya. Kita harapkan pengusaha lain bisa ikut bangun rumah untuk rakyat yang kurang beruntung," kata Aguan.
Dikatakan Aguan, pembangunan rumah gratis tersebut, merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) atau bentuk tanggung jawab dan kewajiban perusahaan terhadap sosial dan lingkungan masyarakat.
Baca juga : Dukung Program 3 Juta Rumah, Pemprov Jateng Langsung Tancap Gas
Aguan menambahkan, pada tahun 2025, PIK merencanakan membangun 10 ribu rumah sehingga pekerjaan Kementerian PKP bisa lebih ringan.
"Dana pembangunannya dari alokasi dana CSR yang memang sudah dialokasikan sekitar Rp60 miliar tiap tahunnya," tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya