BREAKING NEWS
 

Mendes & BNN Bersinergi Wujudkan Desa Bebas Narkoba

Reporter : DIDI RUSTANDI
Editor : MUHAMAD FIKY
Senin, 10 Maret 2025 22:57 WIB
Mendes Yandri Susanto usai audiensi dengn Kepala BNN Marthinus Hukom, di ruang kerjanya Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan Senin (10/3).

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba di desa.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyatakan, siap membentengi dan menyelamatkan masyarakat desa khususnya generasi muda dari penyalahgunaan narkotika.

"Kami sangat siap melakukan kerja sama yang serius. Karena bagaimana pun narkoba ini musuh bebuyutan kita semua pak. Mungkin hampir semua (wilayah di Indonesia) zona merah ya, sekarang," ujar Mendes Yandri saat menerima audiensi Kepala BNN Marthinus Hukom, di ruang kerjanya Kemendes PDT, Kalibata, Jakarta Selatan Senin (10/3).

Menteri Yandri juga menjelaskan, kurangnya pendidikan dan kesadaran tentang bahaya narkoba menjadi faktor utama yang marak dialami warga desa, bahkan oknum kepala desa. 

Baca juga : Kemenag & KLHK Sinergi Kembangkan Hutan Wakaf Berbasis Eco-Theology

Garis kemiskinan dan pengangguran juga dapat mendorong masyarakat untuk mencari pelarian dari kenyataan yang pahit. Selain itu, katanya, ketersediaan narkoba secara mudah dan murah semakin memperburuk masalah di level desa.

"Dan di desa sekarang banyak yang menjadi korban. Mungkin karena lebih mudah untuk dibujuk-dirayu, termasuk kepala desanya pak, ada beberapa oknum, kades sebagai pemakai narkoba," ungkap Yandri yang diduga terseret kasus cawe-cawe di Pilkada Serang tahun 2024.

"Atau bisa jadi bandar nanti kalau tidak kita atasi secara serius," imbuhnya.

Adsense

Bersama Kepala BNN, Menteri dari PAN ini juga berencana turun langsung ke desa, untuk memastikan bahwa pihaknya sangat serius dan fokus dalam pemberantasan narkoba di desa.

Baca juga : Kenaikan Tarif Air Bersih PAM Kurangi Laju Deflasi Di Jakarta

Menurutnya, semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas narkoba bagi generasi mendatang. 

Di sisi lain, Ia mengatakan, bahwa setiap pihak juga perlu mendidik dirinya sendiri dan orang lain tentang bahaya narkoba, menanamkan nilai-nilai positif di kalangan anak muda dan bekerja sama dengan pihak berwenang untuk menegakkan hukum.

"Maka setelah MoU kemarin, kesempatan ini mari kita konkretkan pak. Untuk sama-sama bergerak ke desa-desa, demi mencegah, merehabilitasi masyarakat. Dan narkoba tidak ada toleransi bagi kita," bebernya.

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Kepala BNN, Marthinus Hukom mengaku, bahwa narkoba menjadi momok serius yang menghantui desa. Generasi muda yang seharusnya menjadi penerus bangsa, justru terjerat dalam lingkaran narkoba. 

Baca juga : Menteri ESDM Dorong Sinergi Pusat Dan Daerah Wujudkan Ketahanan Energi

Mereka yang dulunya bertalenta dan berprestasi kini telah kehilangan arah dan harapan. Narkoba telah merenggut masa depan mereka, menggantinya dengan ketergantungan dan kesedihan.

Menyadari keparahan situasi ini, kata Marthinus, pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu mengambil tindakan tegas untuk mengatasi momok ini. Program pencegahan, rehabilitasi, dan penegakan hukum perlu digencarkan untuk mengembalikan kedamaian alami warga desa.

"Kami senang bisa diterima, dan pak menteri bersemangat dalam memberantas kasus narkoba di desa. Sebab upaya ini kita perlu samakan persepsi," jelasnya.

"Mengapa desa penting dalam hal ini pak, karena sekarang para bandar itu menyasar generasi desa, bahkan petani, pekebun, di desa-desa," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense