RM.id Rakyat Merdeka - Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Hendrajoni meminta Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Pessel, Mawardi Roska segera melakukan pemanggilan terhadap semua wali nagari.
Para wali nagari itu diminta untuk menghidupkan dan memaksimalkan peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) atau Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) dalam melakukan pengelolaan pangan di nagari.
“Sebab sebesar 20 persen dana desa atau nagari, dibolehkan melakukan pengelolaan kebutuhan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi anak sekolah," ujar Hendrajoni dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).
Baca juga : Gandeng BGN, Kemenekraf Perkuat Industri Kreatif Kuliner Di Program MBG
Dengan begitu, kata dia, nantinya kebutuhan pasokan makanan untuk BMG ini bisa dikelola oleh nagari melalui Bumdes atau Bumnag.pl
Pada kesempatan tersebut, Hendrajoni meminta Dinas Pangan dan Perikanan, serta Dinas Perdagangan untuk turun memantau ketersediaan dan harga pangan ke lapangan.
Tujuannya, untuk menjaga agar semua kebutuhan pangan tetap tersedia dan tidak terjadi kenaikan harga di masyarakat selama bulan Ramadan.
Baca juga : Pramono Minta Pendampingan Kejagung untuk Jalankan Program di DKI
Dia mengatakan, bila terjadi kelangkaan dan kenaikan harga kebutuhan pangan masyarakat, maka bisa segera dilakukan langkah antisipasi melalui operasi pasar.
"Ini saya sampaikan agar tidak terjadi inflasi. Saya tidak mau harga-harga naik, terutama harga kebutuhan pangan masyarakat," tegasnya.
Hendrajoni menambahkan dalam melakukan antisipasi kenaikan dan kelangkaan pangan itu, anggarannya sudah tersedia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.