BREAKING NEWS
 

Atasi Kecelakaan, Menteri PU Groundbreaking Flyover Panorama I di Kota Padang

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Sabtu, 3 Mei 2025 18:35 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade melakukan groundbreaking Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (3/5/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR, Andre Rosiade melakukan groundbreaking pembangunan Flyover Panorama I (Sitinjau Lauik I) di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat. 

Andre Rosiade adalah salah satu wakil dewan dari Partai Gerindra dapil Sumatera Barat I yang meliputi Kepulauan Mentawai, Pesisir Selatan, Kota Padang, Kota Solok, Solok, Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, Kota Padang Panjang, Tanah Datar.

Kehadiran flyover ini sangat dinantikan masyarakat karena akan mengurai simpul kemacetan dan mengurangi risiko kecelakaan pada jalur Sitinjau Lauik yang terkenal memiliki kelokan tajam dan gradien ekstrem.  

Acara groundbreaking turut dihadiri Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, Wali Kota Padang Fadly Amran, dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Thabrani. 

Baca juga : Jaga Ketahanan Pangan, Menteri PKP Larang Developer Bangun Rumah Di Lahan Sawah

Menteri Dody mengatakan, jalur Sitinjau Lauik I merupakan daerah rawan kemacetan dan kecelakaan, karena memiliki tikungan atau geometrik jalan yang cukup tajam. Sehingga, diperlukan penanganan dengan melakukan perubahan geometrik melalui pembangunan jalan baru yang sesuai dengan standar teknis, keselamatan, dan kenyamanan lalu lintas.

"Pembangunan Flyover Panorama I ini diharapkan juga dapat memperbaiki kondisi geometrik jalan dalam rangka meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mempercepat waktu tempuh dan menurunkan biaya logistik sehingga pertumbuhan ekonomi dapat meningkat," kata Dody. 

Adsense

Anak buah AHY ini berpesan pembangunan konstruksi Flyover Panorama I agar memperhatikan aspek ketahanan gempa. 

Menurutnya Provinsi Sumatera Barat seperti diketahui dikelilingi oleh patahan yang setiap waktu bisa bergerak. Sehingga desain Flyover Sitinjau Lauik ini harus mempertimbangkan faktor ketahanan gempa.

Baca juga : Tingkatkan Standar Pelayanan, Kementerian UMKM Gelar Forum Konsultasi Publik

"Saya berharap karena nanti banyak jembatan, semua jembatan harus mengantongi sertifikat tahan gempa," katanya. 

Pembangunan Flyover Panorama I merupakan proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha melalui skema ketersediaan layanan atau availability payment (KPBU-AP), dengan nilai investasi sebesar Rp2,79 triliun. Proyek ini diprakarsai oleh konsorsium PT Hutama Karya (Persero) dan PT Hutama Karya Infrastruktur dengan panjang penanganan 2,77 km terdiri dari AT grade 1,77 km dan elevated 1 km. 

Menteri PU berharap kerja sama dan dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dalam hal pembebasan/pengadaan lahan dapat segera terwujud  agar pekerjaan konstruksi Flyover Sitinjau Lauik dapat berjalan lancar sehingga dapat segera bermanfaat untuk masyarakat. 

"Setelah desain dan lahan siap, kegiatan konstruksi akan dilakukan selama 2 tahun dan dilanjutkan dengan masa layanan selama 10 tahun," katanya 

Baca juga : Menteri Dody Dampingi Presiden Panen Raya Bersama Petani di Majalengka

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Menteri PU Dody Hanggodo atas kunjungan dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di provinsi Sumatera Barat. 

Gubernur berharap konstruksi proyek flyover Sitinjau Lauik dapat segera terealisasi untuk kemajuan masyarakat. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense