Sebelumnya
Dari kelompok petani, salah satu perwakilan dari Kecamatan Geneng menyampaikan apresiasi kepada Wapres atas perhatian dan dukungan terhadap pertanian di Ngawi.
Keberhasilan wilayahnya karena telah mencapai Indeks Pertanaman (IP) hingga tujuh kali dalam dua tahun. Penggunaan mikroorganisme lokal (MAL) dan penerapan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB), telah meningkatkan ketahanan tanaman terhadap hama serta efisiensi budidaya.
Sebagai informasi, penanaman dilakukan di hamparan lahan seluas 289 hektare yang merupakan bagian dari total luas baku sawah Kecamatan Geneng seluas 3.650 hektare. Target tanam untuk Mei 2025 mencapai 2.072 hektare, dengan produktivitas diperkirakan mencapai 8–8,5 ton Gabah Kering Panen (GKP) per hektare.
Baca juga : Aksi BMK 1957 Bantu Golkar Jangkau Warga
Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) juga terus memberikan dukungan nyata berupa penyaluran benih padi untuk 16.115 hektare serta berbagai bantuan alat mesin pertanian dan penguatan irigasi.
Dari sawah, Gibran melanjutkan kunjungan kerja dengan meninjau proses pengolahan beras di pabrik PT Daya Tani Sembada, Alas Pecah, Geneng, Kecamatan Geneng. Pabrik ini tidak jauh dari area penanaman padi varietas unggul, Inpari 32.
Gibran meninjau langsung fasilitas pengolahan gabah menjadi beras berkualitas tinggi. Pabrik ini telah memanfaatkan teknologi modern untuk menjaga mutu dan efisiensi proses produksi.
Baca juga : Mendagri: Kami Akan Beri Treatment Khusus
Dia kembali menekankan pentingnya penguatan rantai nilai pangan dari hulu hingga hilir, termasuk inovasi teknologi dan pendampingan kepada petani. Gibran juga mendorong Pemerintah Daerah dan pelaku usaha terus aktif berperan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di tengah dinamika global yang semakin kompleks.
Dia menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT Daya Tani Sembada dalam menyerap hasil panen petani lokal serta mendukung kelancaran distribusi beras. Sinergi antara petani, pelaku industri dan Pemerintah Daerah harus terus diperkuat untuk mewujudkan ekosistem pertanian yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.
“Kita apresiasi kinerja pabrik ini yang sudah menyerap hasil panen petani lokal dan mendukung distribusi pangan secara efisien,” pungkasnya. BCG
Baca juga : DPR Kepincut Sistem Smart Vertical Farming Di China
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Minggu, 25 Mei 2025 dengan judul "Blusukan Ke Ngawi, Gibran Turun Ke Sawah, Tanam Padi Bareng Petani"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.