Sebelumnya
Mantan Bupati Batang, Jawa Tengah itu menegaskan, peran ayah dalam pengasuhan sangat penting, tidak hanya sebagai pencari nafkah, melainkan juga sebagai pendidik, pelindung, panutan, dan teman bermain bagi anak. Keterlibatan aktif ayah, memiliki dampak positif terhadap perkembangan emosional, sosial, dan kognitif anak.
“Peran ayah sebagai pelindung, pendamping, dan pemberi rasa aman akan mendorong anak merasa percaya diri dan nyaman dalam menjelajahi lingkungan barunya,” katanya.
Baca juga : Kejagung: Aset Sitaan Tindak Pidana Dapat Dimanfaatkan
Politisi Partai Golkar itu menambahkan, ayah juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan nilai-nilai positif, serta menciptakan pola pengasuhan yang seimbang bersama ibu di dalam keluarga. “Dengan keterlibatan aktif ayah, turut membantu menciptakan generasi yang kuat, berkarakter, dan berdaya,” ucapnya
Sementara itu di tingkat daerah, Pemerintah Kota Lhokseumawe Aceh memberikan dukungan terhadap gerakan ini melalui Surat Edaran Wali Kota Lhokseumawe Nomor 362/3270/2025.
Baca juga : Bulog Gelontorkan Bantuan Beras Ke 18,27 Juta Orang
Dalam kebijakan tersebut, ASN dan pegawai non-ASN yang memiliki anak baru masuk PAUD hingga SMA kelas 1 diberi kelonggaran jam masuk kantor hingga pukul 10.00 WIB untuk mengantar anak mereka ke sekolah. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Senin, 14 Juli 2025 dengan judul "Hari Pertama Sekolah Gerakan Ayah Mengantar AnakSimbol Pembaruan Pengasuhan"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.