Sebelumnya
“Ancaman kini semakin beragam, mulai dari krisis ekonomi, krisis pangan, perubahan iklim, krisis kesehatan, hingga ketegangan geopolitik,” ujarnya.
Sedangkan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan, ancaman non- militer juga muncul dalam bentuk perilaku sosial yang merusak moral prajurit, seperti judi online dan pinjaman online ilegal.
Baca juga : Survei ISS, 78 Persen Publik Puas Atas Kinerja Pemerintah
Dalam amanat Apel 17-an yang dibacakan Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Pramungkas Agus, Maruli mengingatkan prajurit TNI AD agar tidak terlibat dalam praktik tersebut.
“Jangan korbankan kehormatan yang dibangun seumur hidup demi godaan sesaat,” katanya.
Baca juga : Gerindra Janji Komunikasi Dengan Pemerintah Dan DPR
Mantan Panglima Komando Cadangan Strategis TNI AD ini meminta seluruh jajaran TNI AD melaksanakan program kerja dan anggaran semester II Tahun Anggaran 2025 secara efektif, efisien, dan akuntabel. Dia menekankan pentingnya pengawasan internal agar tidak ada celah penyimpangan.
TNI AD, lanjutnya, tetap memegang peran strategis sebagai katalisator percepatan pembangunan dan garda terdepan penanganan bencana.
Baca juga : Hakim Perintahkan Uang Gratifikasi 20 M Dirampas
Program unggulan seperti manunggal air, ketahanan pangan, renovasi rumah tidak layak huni dan pengoperasian ponton pembersih sampah, sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. ASI
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Sabtu, 23 Agustus 2025 dengan judul "Perkuat Pertahanan Negara Kemhan Sinergi Hadapi Ancaman Non Militer"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.